Amankan Lebaran 2026, Polres Landak Dirikan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan

Amankan Lebaran 2026, Polres Landak Dirikan Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan
Foto bersama Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, didampingi Wakil Bupati Landak, Erani, serta Wakil Ketua DPRD Landak, Erzra, perwakilan Kodim Landak serta perwakilan Forkopimda lainnya. (Foto: Apolo/Spektroom)

Landak-Spektroom : Polres Landak menggelar apel gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri di wilayah Kabupaten Landak. Apel tersebut berlangsung di halaman Mapolres Landak, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dan diikuti oleh personel gabungan dari berbagai instansi yang akan terlibat dalam pengamanan selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Landak Erani, Wakil Ketua DPRD Landak Erzra, perwakilan Kodim Landak, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari mengatakan, Operasi Ketupat 2026 difokuskan pada upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri.

“Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat ini kami mengedepankan pelayanan serta pengamanan yang humanis kepada masyarakat. Selain itu, langkah preemptif dan preventif juga menjadi prioritas guna mencegah potensi gangguan keamanan,” kata Devi kepada wartawan.

Ia menjelaskan, pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan kemacetan maupun gangguan keamanan.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian diantaranya kawasan pasar, jalur utama mudik, lokasi wisata, serta permukiman warga yang ditinggalkan pemiliknya selama mudik Lebaran.

Selain itu, jajaran kepolisian juga mengantisipasi potensi peningkatan kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi selama periode arus mudik dan arus balik.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polres Landak mengerahkan sebanyak 72 personel yang secara langsung terlibat dalam operasi.

Sementara itu, sebanyak 370 personel lainnya disiagakan untuk mendukung pengamanan di berbagai titik strategis.

Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polres Landak juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan.

Satu pos pelayanan didirikan di Terminal Bus Ngabang, sedangkan dua pos pengamanan ditempatkan di Pahauman, Kecamatan Sengah Temila dan Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu.

“Pengamanan ini juga melibatkan berbagai instansi terkait seperti TNI, BPBD, Dinas Perhubungan, serta Pokdarkamtibmas dan organisasi kemasyarakatan lainnya,” ujar Devi.

Menurutnya, jajaran kepolisian telah melakukan pemetaan wilayah serta penempatan personel di sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Satuan Lalu Lintas Polres Landak juga disiagakan untuk mengurai potensi kemacetan, terutama di kawasan pasar yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kapolres memastikan hingga saat ini kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Landak masih dalam keadaan aman dan kondusif.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk turut berperan menjaga keamanan lingkungan masing-masing selama masa mudik Lebaran.

“Apabila terjadi gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera melaporkan melalui layanan 110 dan kami akan merespons dengan cepat setiap laporan yang masuk,” kata Devi.

Usai pelaksanaan apel, Kapolres Landak bersama Wakapolres serta para pejabat utama Polres Landak melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana pendukung operasi, termasuk kendaraan operasional yang akan digunakan selama pengamanan berlangsung

Berita terkait

Menkop Teken MoU Bersama SCO-ETEC Tingkatkan Potensi Ekonomi Perikanan dan Kelautan Melalui Koperasi

Menkop Teken MoU Bersama SCO-ETEC Tingkatkan Potensi Ekonomi Perikanan dan Kelautan Melalui Koperasi

Jakarta - Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama strategis nasional dengan China-Shanghai Cooperation Organization Economic and Trade Exchange Center atau SCO-ETEC (Pusat Pertukaran Ekonomi dan Perdagangan Organisasi Kerja Sama China-Shanghai Organisasi Kerja Sama Shanghai) terkait penguatan ekosistem industri perikanan dan ekonomi rakyat berbasis koperasi di

Nurana Diah Dhayanti