Setahun Pimpin Ambon, Ely Toisuta Paparkan Penataan Transportasi dan Infrastruktur
Spektroom– Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, memaparkan capaian sektor transportasi dan infrastruktur dalam jumpa pers satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Jumat (20/02/2026).
Dalam paparannya, Ely menegaskan Pemerintah Kota Ambon memfokuskan penanganan kemacetan melalui rekayasa lalu lintas dan penataan transportasi publik.
Langkah itu dilakukan dengan pemeliharaan traffic light, rambu, dan marka jalan di 12 ruas utama Kota Ambon.
Rekayasa lalu lintas diterapkan pada titik-titik rawan macet, terutama saat jam sibuk sore hari. Selain itu, patroli rutin dilakukan di ruas strategis untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali.
Penataan Terminal A1 dan A2 Pasar Mardika juga menjadi bagian dari strategi pembenahan transportasi.
Pemerintah menyediakan lahan parkir di eks Pasar Apung dengan kapasitas 600 sepeda motor guna mengurangi parkir liar di badan jalan.
"Sebanyak 30 ruas parkir resmi juga telah ditetapkan melalui SK Wali Kota Ambon Nomor 6.937 Tahun 2025" ujarnnya.
Kebijakan ini, menurut Ely, bertujuan menata ulang sistem parkir agar lebih tertib dan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas.
Di sektor infrastruktur dan permukiman, Pemkot melakukan perbaikan dan peningkatan jalan di sejumlah kawasan, antara lain Rutong, Halong, Batumerah, Paso, Talaga Raja, dan Lorong Amalatu.
Jalan masuk parkiran Pasar Mardika juga dibangun, termasuk pembangunan jembatan di Batu Gajah untuk memperlancar akses warga.
Pemeliharaan berkala juga dilakukan di ruas Hative Kecil, Karang Panjang, Tawiri, dan Passo. Untuk mendukung keamanan lingkungan, lampu jalan dipasang di 29 lokasi.
Selain itu, taman bermain anak direhabilitasi, toilet dan pagar fasilitas umum diperbaiki, serta pos jaga dibangun di sejumlah ruang terbuka publik.
Ely menyebut, pembenahan transportasi dan infrastruktur ini menjadi bagian dari 17 program prioritas yang ditargetkan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Fokus kami adalah memperbaiki yang paling dirasakan warga, mulai dari kemacetan, jalan rusak, hingga fasilitas umum,” ujarnya.(EM)