125 Ton Sampah Mengintai Saat Lebaran! Wali Kota Nurochman Gaungkan Gerakan Minim Sampah di Kota Batu
Batu-Spektroom : Ancaman lonjakan sampah hingga 125 ton per hari saat Lebaran 2026 mendorong Wali Kota Batu, Nurochman, mengambil langkah tegas dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) pengendalian sampah sekaligus menggaungkan gerakan minim sampah di tengah masyarakat.
Surat Edaran bernomor 658.1/498/35.79.410/2026 yang ditetapkan pada 17 Maret 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya antisipasi meningkatnya timbulan sampah selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sekaligus tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat.
Kebijakan ini dilatarbelakangi tren peningkatan jumlah wisatawan ke Kota Batu yang terus mengalami kenaikan signifikan setiap tahun. Berdasarkan data Dinas Pariwisata, jumlah kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 798.709 orang pada 2024, meningkat menjadi 1.059.632 pada 2025, dan diproyeksikan mencapai 1.320.513 orang pada 2026.
Lonjakan tersebut berpotensi memicu peningkatan volume sampah secara drastis, terutama dari aktivitas wisata, konsumsi makanan, dan penggunaan kemasan sekali pakai.
Dalam SE tersebut, Pemerintah Kota Batu menekankan pentingnya pengurangan penggunaan barang sekali pakai yang sulit didaur ulang. Masyarakat diimbau beralih ke perlengkapan yang dapat digunakan kembali sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan.
Selain itu, Pemkot Batu juga mendorong implementasi gerakan “Mudik Minim Sampah”, “Wisata Minim Sampah”, dan “Lebaran Minim Sampah” dengan melibatkan pelaku usaha, pengelola destinasi wisata, hingga pemerintah desa dan kelurahan.
Pengelola fasilitas umum dan tempat wisata diminta menyediakan tempat sampah terpilah serta sarana pengolahan sampah di lokasi strategis seperti rest area, SPBU, dan rumah makan. Upaya edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan melalui berbagai kanal, baik media cetak, elektronik, maupun media sosial.
Masyarakat turut dianjurkan menggunakan kemasan ramah lingkungan, menghindari plastik sekali pakai, serta membawa perlengkapan makan dan minum pribadi. Bahkan, saat pelaksanaan Salat Idul Fitri, warga diimbau membawa perlengkapan ibadah sendiri dan menjaga kebersihan area ibadah.
Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Lebaran adalah momentum kebersamaan, sekaligus kesempatan untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan. Mari kita terapkan gaya hidup minim sampah mulai dari diri sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Batu.
Dengan langkah ini, diharapkan perayaan Idul Fitri 2026 di Kota Batu dapat berlangsung dengan khidmat, nyaman, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan.