30 Sopir Bus Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Terminal Jatijajar Depok

30 Sopir Bus Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Terminal Jatijajar Depok
Tim BNN dan seksi kedokteran dan kesehatan saat melakukan pemaksaan kesehatan para sopir bus terminal Jatijajar, foto spektroom, minggu 15/3/2026

Depok - Spektroom : Sebanyak 30 sopir bus menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Jatijajar, Kota Depok, Minggu (15/3/2026). Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Metro Depok bersama tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok dalam rangka Operasi Ketupat Jaya 2026 guna memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat menjelang arus mudik Lebaran.

Kepala Seksi Dokkes Polres Metro Depok, Yanoverarto Setia Putro, mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan para pengemudi bus berada dalam kondisi prima dan siap menjalankan tugas, terutama saat terjadi peningkatan mobilitas masyarakat pada masa mudik.

“Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan para pengemudi berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas, khususnya menjelang peningkatan mobilisasi masyarakat pada arus mudik,” jelas Yanoverarto.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan pengemudi maupun penumpang selama perjalanan. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kota Depok serta Badan Narkotika Nasional.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi bus akan dilakukan secara rutin selama pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026.

“Pemeriksaan ini akan rutin dilaksanakan selama Operasi Ketupat Jaya 2026. Tujuannya untuk memastikan kesehatan para pengemudi bus agar dapat mengemudikan kendaraan dengan baik, sehingga para penumpang dapat sampai ke tujuan dengan selamat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim medis melakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan kepada para pengemudi bus, di antaranya pengecekan tekanan darah, skrining indera penglihatan, pemeriksaan kadar gula darah, hingga tes urine untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan narkotika.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 30 pengemudi bus tersebut, seluruhnya dinyatakan dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap 30 orang pengemudi bus, seluruhnya dinyatakan dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika,” kata Yanoverarto.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, tim kesehatan juga memberikan vitamin kepada para pengemudi bus guna menjaga stamina dan daya tahan tubuh selama menjalankan tugas, terutama menghadapi peningkatan aktivitas transportasi menjelang arus mudik Lebaran.

Berita terkait

Polda Maluku Ungkap Delapan Kasus Pencurian dan Curanmor dalam Dua Bulan, Sebelas Tersangka Diamankan

Polda Maluku Ungkap Delapan Kasus Pencurian dan Curanmor dalam Dua Bulan, Sebelas Tersangka Diamankan

Ambon-Spektroom: Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku bersama jajaran Satreskrim Polresta Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan masyarakat dengan mengungkap delapan kasus pencurian dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sepanjang periode Mei hingga Juni 2026. Sebanyak 11 tersangka berhasil diamankan dalam pengungkapan tersebut. Para tersangka terdiri dari pelaku dewasa

Eva Moenandar, Anggoro AP
GPI Bersama Elemen Pemuda, Mahasiswa, dan Pelajar Deklarasikan Maklumat dan Resolusi Bersama

GPI Bersama Elemen Pemuda, Mahasiswa, dan Pelajar Deklarasikan Maklumat dan Resolusi Bersama

Jakarta – Spektroom : Aula Gedung Pemuda KNPI Rawamangun menjadi saksi bersatunya komitmen generasi muda dalam mengawal arah bangsa. Gerakan Pemuda Islam (GPI) bersama aliansi elemen Pemuda, Mahasiswa, dan Pelajar Indonesia bersatu satu suara dalam diskusi publik, pada Sabtu. Diskusi tersebut dengan tajuk “Jalan Ninja Kaum Intelektual: Mengawal Pemerintah Melalui Kritik Terukur

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti