38 PMI Kembali Dideportasi Dari Malaysia, Total Selama Ramadhan Sudah 203 Orang

38 PMI Kembali Dideportasi Dari Malaysia, Total Selama Ramadhan Sudah 203 Orang
Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan. (Foto: MCR)

Dumai-Spektroom : Sebanyak 38 Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali dideportasi dari Malaysia melalui pelabuhan Dumai, Kamis 12 Maret 2026. Para PMI tersebut dipulangkan ke tanah air menggunakan kapal Indomal Sovereign.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, pemulangan PMI deportasi dari Malaysia masih terus berlangsung, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sebelumnya, pada pekan lalu sebanyak 51 PMI juga telah dipulangkan dari Malaysia.

“Kami kembali menerima saudara-saudara kita pekerja migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia sebanyak 38 orang. Sebelumnya pada pekan lalu sebanyak 51 orang juga telah dipulangkan melalui KJRI Johor Bahru ke Pelabuhan Dumai,” ujar Fanny, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, mayoritas PMI yang dipulangkan tersebut merupakan pekerja migran nonprosedural atau tidak memiliki dokumen resmi. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Aceh, Riau, Sumut, Sumsel, Jatim, Jabar, Jambi, NTB, DIY, Kalbar dan Maluku.

“Dari 38 orang PMI tersebut, terdiri dari 28 orang laki-laki dan 10 orang perempuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama bulan suci Ramadan ini sudah tiga kali dilakukan pemulangan PMI deportasi melalui Pelabuhan Dumai. Jika ditotal, jumlahnya mencapai sekitar 203 orang.

“Dalam bulan puasa ini kita sudah tiga kali menerima pemulangan deportasi. Dua pekan lalu sebanyak 165 orang dan pekan ini 38 orang, jadi sudah sudah 203 pekerja migran telah dipulangkan selama Ramadan ini,” katanya.

Fanny juga menyebutkan bahwa kemungkinan pemulangan PMI dari Malaysia masih akan terus berlangsung hingga menjelang Lebaran. Hal ini dilakukan agar para pekerja migran tersebut dapat kembali ke daerah asal dan merayakan Idulfitri bersama keluarga.

“Kemungkinan masih akan ada pemulangan lagi sebelum Hari Raya Idul Fitri. Biasanya menjelang Lebaran mereka dipulangkan agar bisa merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman,” ujarnya.

Fanny menjelaskan, sebagian besar PMI yang dipulangkan dalam kondisi sehat. BP3MI Riau memastikan seluruh PMI yang tiba di Dumai akan didata serta difasilitasi untuk kembali ke daerah asalnya, sehingga dapat berkumpul kembali bersama keluarga, terlebih menjelang lebaran. (SN/MCR)

Berita terkait