500 Siswa Ambon Ikuti Try Out UTBK SNBT 2026, Telkomsel dan Pemkot Perkuat Literasi Digital
Spektroom – Telkomsel Branch Ambon menggelar try out Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 di Auditorium Institut Agama Kristen Negeri Ambon (IAKN) Halong, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan ini diikuti 500 siswa SMA/SMK se-Kota Ambon sebagai upaya memperkuat kesiapan akademik sekaligus literasi digital menjelang seleksi nasional.
Sebanyak 500 peserta mengikuti simulasi UTBK SNBT yang dirancang menyerupai kondisi ujian sesungguhnya. Selain menguji penguasaan materi, try out ini juga melatih ketahanan mental serta kemampuan beradaptasi dengan sistem ujian berbasis digital yang kini diterapkan secara nasional.
Dalam sambutan Wali Kota Ambon yang dibacakan Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, disampaikan bahwa SNBT merupakan pintu strategis menuju perguruan tinggi negeri. Karena itu, siswa perlu dibekali latihan terukur agar tidak gagap teknologi maupun tertekan saat ujian berlangsung.
“Ujian hari ini bukan hanya soal benar atau salah, tetapi tentang kesiapan mental, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi dengan sistem digital,” demikian pesan Pemerintah Kota Ambon.
Pemkot Ambon menilai kolaborasi dengan dunia usaha menjadi kunci percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berbagai program penguatan pendidikan dan literasi digital terus digalakkan, mulai dari peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran hingga edukasi penggunaan internet sehat bagi siswa.
Rektor IAKN Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, MA, menyatakan kegiatan ini membantu menjembatani keterbatasan informasi dan akses yang masih dihadapi sebagian siswa. Tanpa simulasi, menurutnya, banyak peserta akan kesulitan memahami pola soal dan sistem seleksi nasional berbasis online.
“Semua perguruan tinggi negeri menerapkan sistem ini. Kalau tidak ada latihan dan sosialisasi, siswa bisa tertinggal, baik dari sisi jaringan maupun pemahaman teknis,” ujarnya.
Ia menambahkan, kampus yang dipimpinnya telah bertransformasi digital, mulai dari proses pendaftaran mahasiswa hingga sistem perkuliahan. Dukungan Telkomsel diharapkan mempermudah mahasiswa yang belum memiliki perangkat komputer agar tetap dapat mengakses layanan akademik melalui ponsel.
Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Ambon, Dwi Putra Abriyanto, menjelaskan bahwa program ini telah berjalan selama tiga tahun di wilayah Indonesia Timur. Pada 2026, Ambon dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan regional Papua dan Maluku.
Melalui platform pembelajaran digital Ilmupedia, peserta mengikuti simulasi selama sekitar tiga setengah jam menggunakan telepon seluler masing-masing. “Pengalaman ini penting agar mereka terbiasa mengatur waktu, menganalisis soal, dan tidak kaget saat mengikuti SNBT yang sesungguhnya,” jelasnya.
Ke depan, Telkomsel juga membuka peluang kolaborasi lanjutan dengan IAKN Ambon, termasuk pengembangan talenta digital dan penguatan kapasitas mahasiswa di berbagai platform kreatif.
Try out ini menjadi sinyal bahwa kesiapan menghadapi SNBT tidak lagi hanya bertumpu pada buku dan ruang kelas, tetapi juga akses jaringan, literasi digital, serta kemitraan strategis agar siswa di Ambon mampu bersaing di tingkat nasional. (EM)