573 Perempuan Dominasi Wisuda UIN Malang, 83 Persen Lulusan Sarjana Raih Cumlaude

573 Perempuan Dominasi Wisuda UIN Malang, 83 Persen Lulusan Sarjana Raih Cumlaude
Wisudawati mendominasi Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana ke-94 Periode IV Tahun 2026 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (Foto:humas)

Malang-Spektroom: Wisudawati mendominasi Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana ke-94 Periode IV Tahun 2026 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dari 814 lulusan yang diwisuda, sebanyak 573 orang atau 70,4 persen merupakan perempuan.


Sementara lulusan laki-laki berjumlah 241 orang atau 29,6 persen. Prosesi wisuda berlangsung di Gedung Sport Center (Gedung Soeharto), Kampus 1 UIN Malang, Minggu (6/9/2026).


Dominasi perempuan tersebut berjalan seiring dengan tingginya capaian akademik lulusan. Pada jenjang sarjana, sebanyak 83 persen lulusan meraih predikat cumlaude dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,67.

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Assoc. Prof. Dr. H. Basri, M.A., Ph.D.. (Foto: you tube uin)

Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Assoc. Prof. Dr. H. Basri, M.A., Ph.D., mengatakan 814 lulusan tersebut terdiri atas 777 lulusan program sarjana, satu program profesi, 34 program magister, dan dua program doktor.


“Total wisudawan pada periode ini berjumlah 814 orang,” kata Basri saat menyampaikan laporan akademik.


Fakultas Sains dan Teknologi menjadi fakultas dengan jumlah lulusan terbanyak. Sebanyak 286 mahasiswa FST menyelesaikan pendidikan dan mengikuti wisuda periode ini.

Rektor Uin menyerahkan sertifikat tanda lukus. ( foto; humas)


Posisi berikutnya ditempati Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dengan 270 lulusan, Fakultas Humaniora 153 lulusan, Fakultas Psikologi 38 lulusan, Fakultas Syariah 14 lulusan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 14 lulusan, Fakultas Ekonomi empat lulusan, serta Pascasarjana 35 lulusan.

708 Sarjana Lulus Tepat Waktu

Selain capaian akademik, mayoritas lulusan sarjana UIN Malang juga menyelesaikan studi tepat waktu.
Basri mencatat 708 lulusan sarjana atau 93 persen menyelesaikan pendidikan dalam tujuh hingga delapan semester.


Sebanyak 22 lulusan menyelesaikan studi dalam sembilan hingga sepuluh semester, sedangkan 33 lulusan membutuhkan waktu 11 hingga 14 semester.


Pada program magister, 30 lulusan menyelesaikan studi dalam tiga hingga empat semester, tiga orang dalam lima hingga enam semester, dan satu orang dalam tujuh hingga sembilan semester.
Sementara dua lulusan doktor seluruhnya menyelesaikan pendidikan dalam tujuh hingga delapan semester.


IPK Magister 3,88


Capaian akademik juga terlihat pada jenjang pascasarjana. Program magister mencatat rata-rata IPK 3,88. Sebanyak 94 persen lulusan meraih predikat cumlaude dan enam persen meraih predikat sangat memuaskan.
Dua lulusan doktor mencatat rata-rata IPK 3,80 dan seluruhnya meraih predikat cumlaude.


Adapun lulusan terbaik sarjana bidang ilmu sosial, humaniora, dan keagamaan diraih Gita Selvia dari Program Studi Pendidikan Agama Islam dengan IPK 3,98.


Lulusan terbaik bidang ilmu sains, teknik, dan kesehatan diraih Andi Miftahusurur dari Program Studi Teknik Arsitektur dengan IPK 3,89.
Sementara lulusan terbaik program magister diraih Ali Al-Haddad dari Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK sempurna 4,00.


Rektor: Prestasi Harus Diikuti Karakter

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si., (foto:humas)


Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si., mengatakan capaian akademik bukan satu-satunya ukuran keberhasilan lulusan.


Menurut Ilfi, mahasiswa selama berada di UIN Malang juga mendapatkan pembekalan bahasa asing, penguatan karakter, mental, dan akhlak.


“Kami juga berusaha menguatkan mental, karakter dan memberikan bimbingan agar mempunyai akhlak yang mulia,” ujarnya.


Ia meminta para lulusan menggunakan kemampuan yang diperoleh selama kuliah untuk membangun masa depan, bukan melakukan tindakan yang justru merusak reputasi dan kehidupannya.


“Cintailah dirimu sendiri dengan tidak merusak masa depanmu dengan hal-hal yang tidak baik,” tegas Ilfi.


Ia juga meminta para lulusan tidak melupakan orang tua yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka.


“Cintailah orang tuamu,” pesan Ilfi.


Menurutnya, keberhasilan seorang anak hingga mencapai wisuda tidak terlepas dari doa dan perjuangan orang tua.
Karena itu, setelah meninggalkan kampus, para lulusan dituntut terus belajar, mengembangkan diri, menjaga akhlak, serta membuktikan bahwa gelar akademik yang diperoleh mampu memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.


Wisuda ke-94 UIN Malang akhirnya bukan hanya mencatat 814 nama yang memperoleh gelar akademik. Data 573 wisudawati, 83 persen sarjana cumlaude, dan 93 persen lulusan sarjana yang selesai tepat waktu menjadi gambaran capaian akademik yang menyertai pelepasan para lulusan menuju dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat.

Berita terkait

Sultan Baabullah Taekwondo Club Ternate Gelar Gashuku Setelah Ujian Kenaikan Sabuk

Sultan Baabullah Taekwondo Club Ternate Gelar Gashuku Setelah Ujian Kenaikan Sabuk

Ternate-Spektroom : Perguruan Club Taekwondo Sultan Baabullah Ternate, Provinsi Maluku Utara melaksanakan Gashuku setelah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat/Sabuk (UKT) yang dipusatkan di Dojang Kelurahan Jati Perumnas Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Minggu (6/9/2026). Kegiatan Gashuku ini juga merupakan program rutin yang dilaksanakan bagi para atlit yang telah mengikuti

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
HUT GPM ke-91, Michael Wattimena Perkuat Pelayanan Jemaat Bethania dengan Bantuan Alat Musik

HUT GPM ke-91, Michael Wattimena Perkuat Pelayanan Jemaat Bethania dengan Bantuan Alat Musik

Ambon-Spektroom: Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM) di Jemaat Bethania, Batu Meja, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, tak sekadar menjadi momentum syukur, tetapi juga diwarnai dukungan nyata bagi pelayanan jemaat. Tenaga Ahli Menteri ESDM RI sekaligus Komisaris PT Pertamina International Shipping, Michael Wattimena, usai mengikuti ibadah sempat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Bandara Soetta Ditutup, KAI Daop 5 Purwokerto Siapkan Dua KA Tambahan ke Jakarta

Bandara Soetta Ditutup, KAI Daop 5 Purwokerto Siapkan Dua KA Tambahan ke Jakarta

Purwokerto-Spektroom : Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Cengkareng, Tangerang, akibat indikasi sebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek berdampak pada mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto menyiapkan dua perjalanan kereta api tambahan menuju Jakarta. Dua kereta tambahan tersebut diharapkan menjadi alternatif

Bian Pamungkas