AI Automation Hackathon, Di Solo Technopart Diminati Gen Z
Solo - Spektroom : Berkolaborasi dengan perusahaan asal Belanda Helden Inc, Solo Technopart - STP menggelar "AI Automation Hackathon ".
Kegiatan berlangsung ( Senin 09/03/2026, sore ) yang fokus pada pengembangan kecerdasan buatan atau Attificial Inteligence - AI ini, bertujuan mencari solusi digital dari berbagai tantangan bisnis yang dihadapi perusahaan internasional melalui kretivitas talenta muda .
Kepala Divisi Inkubator Bisnis dan Teknologi Solo Technopark, Abed Nego Danu Setyawan, menjelaskan program ini merupakan jembatan bagi para mahasiswa dan pegiat IT untuk mencicipi pengalaman industri skala global dimana peserta ditantang menjadi problem solver bagi kasus-kasus nyata dari perusahaan di luar negeri.
Selain kompetisi, output yang sangat dinantikan adanya peluang magang atau internship langsung di perusahaan mitra bagi peserta yang berhasil menciptakan produk solusi yang inovatif dan sesuai standar.
"Hackathon ini menjadi jembatan kompetisi talenta kita dengan industri internasional, di mana mereka bisa berdiskusi langsung dengan perusahaan asing. Kami juga tengah menegosiasikan adanya pelatihan khusus untuk menyiapkan SDM kelas Eropa karena standar pekerja di sana memang cukup berbeda," Jelas Abed Nego Danu Setyawan
Program tahunan Solo Techno On Ramadhan yang memilih pada pengembangan AI juga sebagai solusi untuk menyeimbangkan kompetensi teknis tradisional yang selama ini menjadi keunggulan Solo Technopark dengan pelatihan mekanik dan pengelasan (welding), kini penguatan pada sektor soft skills dan digitalisasi menjadi fokus baru.
Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem talenta yang lengkap, sehingga pemuda Solo memiliki daya saing tinggi tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di kancah internasional.
Sementara dalam sambutannya Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Helden Inc. yang telah membuka peluang karir global bagi talenta digital Surakarta.
Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen penuh untuk mendorong akselerasi sumber daya manusia yang berbasis pada perkembangan teknologi masa kini dan transformasi digital menjadi pilar penting di samping pelestarian sejarah dan budaya dalam memajukan identitas Kota Solo sebagai kota modern yang kompetitif.
"Digitalisasi dan globalisasi menuntut standar kompetensi yang sudah bersifat internasional, bukan lagi sekadar lokal. Kami berharap para peserta memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin karena jika hasilnya memuaskan, mereka bisa langsung diserap oleh perusahaan internasional," ungkap Astrid Widayani.
Kegiatan mendapat respon positip terbukti tingginya minat peserta yang membludak dari jumlah pendaftar yang hadir secara luring di kawasan STP dengan kuota awal hanya disediakan untuk 50 peserta offline, tetapi antusias tinggi ditambah puluhan kursi didominasi anak muda dari kalangan mahasiswa hingga pekerja lepas yang ingin terlibat.
Antusias menunjukkan kesadaran akan pentingnya penguasaan teknologi digital, khususnya otomasi AI, sudah sangat merata di kalangan Generasi Z di Surakarta .( Dan )