Akhir Tahun di Kubu Raya: Kecelakaan Meningkat, Narkoba Kian Mengkhawatirkan
Spektroom – Di balik meningkatnya mobilitas masyarakat dan geliat aktifitas ekonomi di Kabupaten Kubu Raya sepanjang 2025, aparat kepolisian menghadapi tantangan yang tak ringan.
Angka kecelakaan lalu lintas meningkat, peredaran narkoba kian mengkhawatirkan, sementara tindak pidana konvensional juga menunjukkan tren naik.
Gambaran tersebut terungkap dalam Rilis Akhir Tahun Polres Kubu Raya yang digelar di Aula Polres Kubu Raya, Selasa (30/12/2025).
Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat dari 177 kasus pada 2024 menjadi 187 kasus di tahun 2025.
Kenaikan ini bukan sekadar angka, melainkan menyimpan cerita pilu di baliknya. Sebanyak 41 orang meninggal dunia akibat kecelakaan sepanjang 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 39 korban jiwa.
Korban luka berat melonjak tajam dari 5 orang menjadi 21 orang, sementara korban luka ringan mencapai 232 orang.
Kanit Lantas Polres Kubu Raya, I Wayan Mardika, menyebut Jalan Trans Kalimantan hingga KM 71 perbatasan sebagai kawasan paling rawan kecelakaan.
Faktor manusia masih menjadi penyebab dominan, mulai dari kelelahan, kurang konsentrasi, hingga pelanggaran aturan lalu lintas. “Keselamatan di jalan sangat bergantung pada kedisiplinan pengguna jalan,” ujarnya.
Di sisi lain, ancaman narkoba juga semakin nyata. Satuan Reserse Narkoba Polres Kubu Raya mencatat peningkatan signifikan pengungkapan kasus narkotika.
Dari 45 perkara pada 2024, jumlahnya naik menjadi 59 perkara di tahun 2025.
Barang bukti sabu yang diamankan melonjak drastis hingga lebih dari 6 kilogram, meningkat sekitar 244 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kasat Narkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi, menegaskan bahwa peningkatan pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras personel, namun sekaligus menjadi peringatan serius.
“Ini menandakan peredaran narkoba masih terus terjadi dan mengancam generasi muda,” katanya.
Peredaran narkoba kini tak hanya lewat jalur perairan, tetapi juga merambah daratan, bandara, jasa pengiriman, dan kawasan permukiman padat.
Sementara itu, dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Kubu Raya menangani 540 laporan tindak pidana sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 520 kasus pada 2024.
Kasus pencurian kendaraan bermotor dan penipuan mengalami kenaikan signifikan, meski beberapa jenis kejahatan lain berhasil ditekan.
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak, menegaskan bahwa polisi tidak bisa bekerja sendiri.
“Peran aktif masyarakat dan dukungan media sangat dibutuhkan untuk menjaga Kubu Raya tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Di akhir tahun ini, Polres Kubu Raya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan, keamanan, dan masa depan generasi muda karena angka statistik sesungguhnya adalah tentang nyawa, keluarga, dan harapan yang harus dijaga bersama.