Akibat Banjir di Jakarta, KA Taksaka Relasi Yogyakarta–Gambir Dibatalkan, Penumpang Dapat Refund 100 Persen

Akibat Banjir di Jakarta, KA Taksaka Relasi Yogyakarta–Gambir Dibatalkan, Penumpang Dapat Refund 100 Persen
Penumpang KA 47 Taksaka yang gagal berangkat dari Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Gambir Jakarta,Minggu (18/1/26)Foto : Fatmawati

Spektroom – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta membatalkan perjalanan KA 47 Taksaka relasi Yogyakarta–Gambir yang dijadwalkan berangkat pada Minggu, 18 Januari 2026 pukul 14.45 WIB.

Pembatalan tersebut dilakukan akibat luapan air di wilayah Jakarta Kota, DKI Jakarta, yang masuk dalam wilayah operasional KAI Daop 1 Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas ketidak nyamanan yang ditimbulkan akibat pembatalan perjalanan tersebut.

“KAI terus melakukan upaya penanganan di lokasi terdampak agar jalur dan perjalanan kereta api dapat segera kembali normal. Demi menjamin keselamatan perjalanan dan penumpang, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pembatalan perjalanan KA karena tingkat kelambatan yang tinggi,” ujar Feni.

Ia menjelaskan, KAI telah menyampaikan informasi pembatalan kepada para penumpang melalui layanan SMS dan WhatsApp blast. Penumpang KA Taksaka yang terdampak berhak mendapatkan layanan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh penumpang yang terdampak. Penumpang akan mendapatkan pengembalian bea tiket secara penuh sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Feni menambahkan, proses refund dapat dilakukan melalui loket online di stasiun yang melayani pembatalan tiket, Contact Center 121 melalui telepon di nomor 021-121, serta melalui aplikasi Access by KAI menggunakan fitur VoIP.

Batas waktu pengajuan pembatalan dan pengembalian bea tiket adalah maksimal tujuh hari sejak tanggal dan jam keberangkatan yang tertera pada tiket.

KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk selalu mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa kereta api, serta terus berkoordinasi dengan unit kerja dan daerah operasi terkait dalam upaya pemulihan operasional. (Fatmawati)

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti