Aklamasi di Musda IV, Syafrizal Ucok Genjot Pendataan KBPP Polri Sumbar

Aklamasi di Musda IV, Syafrizal Ucok Genjot Pendataan KBPP Polri Sumbar
Foto.Syafrizal Ucok menerima mandat sebagai Ketua KBPP Polri Sumbar 2026-2031. (Foto: Dok.KBPP Sumbar)

Spektroom - Drs. H. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah kembali dipercaya memimpin Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP Polri) Daerah Sumatera Barat untuk masa bakti 2026–2031. Ia terpilih tanpa pesaing dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV yang digelar di Aula Mapolda Sumbar, Kamis, 12 Februari 2026.

Dalam forum yang dihadiri perwakilan 14 resor kabupaten dan kota se-Sumbar diantaranya Resor Bukittinggi, Agam, Pasaman, Padang Panjang, dan Tanah Datar, serta jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) KBPP Polri itu, Syafrizal menjadi calon tunggal dan ditetapkan secara aklamasi. Musda mengusung tema Transformasi KBPP Polri Menjadi Organisasi yang Solid, Modern, Mandiri, Kuat dan Bermanfaat Bagi Anggota, Masyarakat dan Polri.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Umum KBPP Polri, Dr. Evita Nursanty, M.Sc, dan dihadiri Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CFSA yang diwakili Direktur Binmas Polda Sumbar Kombes Pol Yudi Rumantoro. Turut hadir Sekretaris Jenderal KBPP Polri Paul Alexander Oroh, Ketua OKK Dr. Enita Adyalaksmita Hippy, serta sejumlah pengurus pusat lainnya.

Ketua Umum KBPP Polri, Dr. Evita Nursanty, menilai pelaksanaan musda berjalan aman dan kondusif. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin solid dan berkontribusi nyata.

“Harapan saya, KBPP Polri Sumatera Barat ke depan semakin kuat, modern, dan berwibawa. Organisasi ini harus mampu menunjang tugas-tugas kamtibmas Polri serta memberi contoh yang baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Syafrizal Ucok menegaskan bahwa periode kepemimpinannya kali ini akan difokuskan pada penguatan basis data anggota. Ia mengakui pada periode sebelumnya aktivitas organisasi sempat terhambat karena kondisi kesehatannya.

“Saya terbuka saja, sebelumnya saya sempat stroke dan terkena Covid-19 sehingga tidak bisa bergerak maksimal. Sekarang saya sudah aktif kembali dan siap bekerja,” katanya.

Ia menyebut pendataan menyeluruh terhadap anak dan cucu purnawirawan Polri menjadi prioritas utama. Seluruh anggota akan dihimpun dan diterbitkan kartu anggota resmi sebagai identitas organisasi. Pendataan akan dilakukan secara sistematis dengan pendekatan jemput bola hingga ke tingkat kabupaten dan kota, termasuk Kepulauan Mentawai.

Selain itu, pembentukan dan penguatan struktur kepengurusan di 19 kabupaten dan kota di Sumbar menjadi target strategis lima tahun ke depan. Sebagai organisasi kemasyarakatan, KBPP Polri Sumbar juga akan meningkatkan evaluasi internal, kunjungan kerja, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial dan agenda kepolisian.

Usai penetapan ketua terpilih, Ketua Umum KBPP Polri langsung melantik jajaran pengurus berdasarkan Surat Keputusan Nomor SKEP-086/DPP-KBPP POLRI/II/2026 tentang Susunan Personalia Dewan Penasehat dan Pengurus Daerah KBPP Polri Sumatera Barat Masa Bakti 2026–2031.

Dalam struktur tersebut, Dewan Pembina diketuai oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat dengan Wakapolda sebagai pembina harian serta sejumlah pejabat utama Polda Sumbar sebagai anggota. Syafrizal Ucok memimpin jajaran pengurus daerah yang didampingi wakil ketua dari berbagai bidang, sekretaris Eko Yanche Edrie, bendahara Desriyanti, serta sejumlah kepala biro. (Rita-Wyu)

Berita terkait

Tanamkan Nilai Kejujuran dan Taat Aturan, Kejaksaan Negeri Sawahlunto Hadir Edukasi Hukum di TK Muaro Kalaban

Tanamkan Nilai Kejujuran dan Taat Aturan, Kejaksaan Negeri Sawahlunto Hadir Edukasi Hukum di TK Muaro Kalaban

Spektroom - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sawahlunto terus memperkuat peran edukatifnya melalui program penyuluhan hukum bagi masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di lingkungan pendidikan usia dini, tepatnya di TK Pertiwi III Muaro Kalaban, Kamis (12/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kasubsi II Bidang Intelijen Kejari Sawahlunto, Laras Iga Mawarni, S.H.

Riswan Idris, Rafles