Alfon Pardosi Terpilih Aklamasi Pimpin Pertina Landak
Landak, Spektroom – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Landak memasuki babak baru.
Alfon Pardosi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pertina Kabupaten Landak periode 2026-2030 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di D’Raos Cafe & Resto, Ngabang, Sabtu (18/07/2026).
Terpilihnya Alfon menjadi sinyal dimulainya agenda pembinaan baru bagi olahraga tinju di Kabupaten Landak yang selama ini dikenal sebagai salah satu cabang olahraga penyumbang prestasi bagi daerah di tingkat provinsi.
Muskab digelar berdasarkan mandat panitia yang ditandatangani Ketua Pengkab Pertina Landak masa bakti 2022-2026, Aspansius.
Forum tersebut dihadiri unsur KONI Kabupaten Landak, Disbudporapar Landak, serta pengurus Pertina Kalimantan Barat.
Ketua Panitia Muskab, Anugrah, mengatakan agenda utama musyawarah adalah memilih dan menetapkan ketua umum serta menyusun kepengurusan baru yang akan memimpin organisasi selama empat tahun ke depan.
“Pelaksanaan Muskab ini salah satunya bertujuan untuk memilih dan menetapkan Ketua Umum beserta jajaran pengurus untuk masa bakti periode 2026-2030,” ujarnya.
Ketua Umum KONI Kabupaten Landak Karolin Margret Natasa yang diwakili Ketua Harian KONI Landak, Eftaim Pata’Allorante, menilai Muskab merupakan bagian penting dari proses demokrasi organisasi olahraga.
Menurutnya, forum tersebut bukan hanya memilih pemimpin baru, tetapi juga menjadi momentum mengevaluasi program kerja dan menyusun strategi pembinaan atlet yang lebih terarah.
KONI mendorong kepengurusan baru untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas pelatih, wasit dan juri, serta memperluas penjaringan bibit atlet potensial hingga ke tingkat kecamatan.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Prestasi merupakan hasil dari pembinaan yang konsisten, kepemimpinan organisasi yang kuat, dan kerja sama seluruh elemen olahraga,” kata Eftaim.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Landak, Pius Edwin, menegaskan bahwa tinju merupakan salah satu cabang olahraga unggulan daerah yang selama ini konsisten menyumbangkan medali pada berbagai ajang kompetisi.
Ia mengingatkan agar aktivitas pembinaan tidak hanya berlangsung menjelang kejuaraan, melainkan dilakukan sepanjang tahun untuk menjaga kualitas dan regenerasi atlet.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Alfon Pardosi menyampaikan komitmennya untuk membangun sistem pembinaan yang lebih kuat.
Meski bukan mantan petinju, ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan olahraga tinju sejak kecil karena sering menyaksikan pertandingan bersama orang tuanya.
Alfon menegaskan fokus utama kepengurusannya adalah mengembangkan potensi atlet lokal agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Saya yakin Landak memiliki banyak atlet potensial yang perlu dibina secara berkelanjutan.
Dengan dukungan pelatih, KONI dan pemerintah daerah, saya optimistis prestasi tinju Landak bisa semakin berkembang,” ujar Alfon.
Dengan kepemimpinan baru, harapan besar kini tertuju pada Pertina Landak untuk melahirkan petinju-petinju berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.