Alumni Diminta Pulang Bangun Panti Aisyiyah Payakumbuh
Payakumbuh–Spektroom : Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh ditegaskan sebagai “kawah candradimuka” pencetak kader umat oleh Ketua PDM Muhammadiyah Payakumbuh, Dr. Irwandi Nashir, dalam Musyawarah Besar Alumni Panti Asuhan Aisyiyah ke-1, Sabtu (28/3/2026).
Dalam materi bertajuk “Peran Alumni: Rumah Kembali untuk Memajukan Panti”, Irwandi menyampaikan bahwa alumni memiliki peran strategis untuk mendorong kemandirian panti, baik secara ekonomi maupun dalam penguatan ideologi.
“Alumni adalah kakak yang paling memahami pahit manisnya perjuangan di panti. Peran mereka sebagai mentor tidak ternilai,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya landasan tauhid dalam pengasuhan, merujuk pada Surah An-Nisa ayat 36, serta menjelaskan bahwa Panti Asuhan Aisyiyah memandang yatim dan dhuafa sebagai amanah peradaban yang harus dibina secara setara.
Ketua PDA Aisyiyah Payakumbuh, Hj. Nasrilafiati, dan Ketua Ikatan Alumni Panti (IAPA), Armansyah, S.Pd., menyambut baik ajakan tersebut. Mereka berharap alumni dapat hadir tidak hanya sebagai donatur, tetapi sebagai penggerak perkembangan panti.
Irwandi juga menyoroti pentingnya database alumni yang rapi untuk memetakan potensi kontribusi mulai dari pelatihan keterampilan hingga akses jejaring bisnis. Ia menegaskan bahwa relasi alumni harus dibangun atas dasar silaturahmi, bukan transaksi.
“Ketika alumni mencapai fase mapan, mereka akan kembali dengan kerinduan untuk beramal jariyah. Dari situlah filantropi berkelanjutan lahir,” katanya.
Wali Kota Payakumbuh melalui Kepala Dinas Sosial, H. Yon Refli, berharap Mubes perdana ini menjadi tonggak sejarah bagi penguatan sistem pengasuhan yang mandiri dan profesional.
Panti Asuhan Aisyiyah Payakumbuh sendiri berdiri sejak 1942 dan merupakan salah satu lembaga pengasuhan bersejarah di Sumatera Barat.(rita)