Analisis kurikulum pendidikan Agama Islam dalam perspektif pemikiran Ki Hajar Dewantara.

Analisis kurikulum pendidikan Agama Islam dalam perspektif pemikiran Ki Hajar Dewantara.
Rektor UIJ saat menyerahkan tanda kelulusan doktor, foto Asmari rabo ( 31/12/2025 )

Spektroom - Penelitian yang dilakukan oleh promovendus untuk mengkaji pelayanan kurikulum pendidikan Agama Islam di sekolah umum dengan menyoroti penerapan prinsip prinsip sistem among yang berasal dari pemikiran Ki Hajar Dewantara menjadi menjadi disertasi Muammar Qadafi untuk meraih gelar doktor Pendidikan Agama Islam di universitas Islam Jakarta ( UIJ ) Rabo,( 31/12/2025 )

" Fokus utama promovendus untuk menggali sejauh mana pendekatan ing ngarso sung teladan, ing madyo Mangun Karso dan tut Wuri Handayani di integrasikan dalam praktek pembelajaran dan bagaimana strategi penerapannya dapat disinergikan dengan struktur dan isi kurikulum yang berlaku" Ujar Muammar Qadafi.

Dikatakan penelitian ini diarahkan untuk menghasilkan pemahaman yang mendalami mengenai praktik nyata pembelajaran pendidikan Agama Islam ( PAI ) serta merumuskan rekomendasi berbasis data terhadap pengembangan kurikulum yang sesuai dengan konteks sekolah umum. Hasil temuan menunjukkan pelaksanaan kurikulum Pendidikan Agama Islam di sekolah telah menunjukkan upaya untuk menyesuaikan dengan pendekatan yang lebih dialogis dan memfasilitasi peran aktif siswa.

" Para guru berusaha memposisikan diri sebagai pembimbing dan memotivasi , sejalan dengan prinsip prinsip sistem among. Namun demikian masih terdapat sejumlah hambatan antara lain keterbatasan waktu pembelajaran , perbedaan latar kemampuan dasar sistem dalam agama serta belum adanya integrasi eksplisit nilai nilai among dalam perekatan ajar dan kebijakan pendidikan yang ada." Jelas Muammar Qadafi.

Tim penguji sidang promosi doktor saat berpose dengan promovendus

Rektor UIJ Prof. Raihan, mengungkapkan, promovendus mengkritisi dan melihat pemikiran pemikiran Ki Hajar Dewantara di Republik ini tentunya secara metodelogi dan ilmiah berkaitan apa yang disampaikan oleh Muammar Qadafi memberikan value yang baik bagi perubahan perubahan dalam hal memberikan pembelajaran di kurikulum.

" Kita lihat persepsi seorang tokoh Ki Hajar Dewantara ini melihatkan bahwa manusia makhluk budaya yang tentunya sangat perlu dalam memberikan anak didik pembekalan moral dan budaya, etika sebagainya , sehingga Muammar Qadafi memasukkan persepsi Islam yang berkaitan dengan ibadah dan akhlak "Jelas Raihan

" Dengan kolaborasi ini materi bisa mengalir di dokumentasikan bagi pemeluk agama Islam atau sekolah sekolah Islam khususnya di DKI Jakarta dan secara keseluruhan di Indonesia " Harapan Rektor UIJ .

Sidang promosi doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Jakarta tim penguji yang terdiri 7 orang yang diketuai Rektor UIJ Raihan dari tim tersebut satu diantaranya penguji eksternal Prof. Dr. Rusmin Tumanggor. Guru Besar Universitas Negeri Jakarta

.

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti