Andrio An, SH, C.Med Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PMI Sawahlunto, Musyawarah Luar Biasa Tegaskan Penguatan Layanan Kemanusiaan
Sawahlunto-Spektroom: Andrio An, SH, C.Med resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sawahlunto dalam Musyawarah Luar Biasa (Muslub) yang digelar di Aula RSUD Kota Sawahlunto, Senin (2/3/2026).
Muslub tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan struktur organisasi PMI serta peningkatan kualitas pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat Kota Sawahlunto.
Sebagai organisasi kemanusiaan yang lahir pada 17 September 1945, PMI memiliki mandat untuk membantu pemerintah di bidang sosial dan kemanusiaan, termasuk dalam penanganan bencana dan kondisi darurat.
Kegiatan Musyawarah Luar Biasa ini difokuskan pada konsolidasi internal organisasi sekaligus memastikan keberlanjutan program-program kemanusiaan di tingkat kota. Sejumlah pengurus dan relawan PMI turut hadir dalam forum tersebut untuk menyepakati arah kebijakan organisasi ke depan.
Hadir mewakili Pemerintah Kota Sawahlunto, Asisten I Setdako Drs. Irzam K., MM, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muslub serta memberikan dukungan penuh terhadap peran PMI di daerah.
“Kami sangat mendukung upaya PMI dalam meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan di Sawahlunto. Kami berharap PMI dapat terus berperan aktif dalam membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana,” ujar Irzam.
Ia juga menegaskan bahwa PMI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menangani berbagai persoalan sosial, mulai dari donor darah, tanggap bencana, hingga edukasi kebencanaan di tengah masyarakat.
Dalam forum Muslub tersebut, Andrio An, SH, C.Med terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Kota Sawahlunto. Proses pemilihan berlangsung secara musyawarah mufakat, mencerminkan soliditas internal organisasi.
Dalam sambutannya, Andrio menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kapasitas relawan dan meningkatkan profesionalisme layanan PMI.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini adalah amanah besar. Ke depan, kita akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, dan seluruh elemen masyarakat agar PMI Sawahlunto semakin responsif, profesional, dan hadir di setiap kebutuhan kemanusiaan,” ujar Andrio.
Ia juga menegaskan pentingnya pembinaan relawan, peningkatan layanan donor darah, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana sebagai prioritas program kerja.
Musyawarah Luar Biasa PMI Sawahlunto ini diharapkan menjadi titik awal penguatan tata kelola organisasi yang lebih solid dan adaptif terhadap tantangan zaman. Dengan kepemimpinan baru, PMI Kota Sawahlunto ditargetkan semakin optimal dalam menjalankan mandat kemanusiaannya.
Keberadaan PMI sebagai organisasi sosial kemanusiaan tetap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat, terutama di tengah dinamika sosial dan potensi kebencanaan di wilayah Sumatera Barat.(Ris1)