Aplikasi Berbasis Tilawati Mobile Permudah Siswa Baca Al Qur'an
Spektroom - Pembelajaran Al Qur'an Berbasis Tilawati Mobile, disertasi itu membawa Promovenda Sunarsih untuk menggali pengalaman guru dan siswa dalam menggunakan aplikasi tilawati mobile, mengindentifikasi, inovasi pembelajaran Al Qur'an berbasis tilawati mobile di SDN Al- Azhar kelapa gading Jakarta.
"Hasil penelitian berdasarkan pengaplikasian model pembelajaran Al Qur'an berbasis tilawati mobile menunjukkan aspek yang diinovasi, novelty media berupa aplikasi mobile dan modul tilawati mobile digunakan dalam pembelajaran Al Qur'an," jelas Promovenda Sunarsih. Senin (16/02/2026).
Dikatakan novelty media berupa aplikasi tilawati mobile dan modul tilawati mobile digunakan dalam pembelajaran Al Qur'an dalam bersamaan pembelajaran. Novelty teori berupa pengaplikasian aplikasi tilawati mobile dan modul tilawati mobile secara bersamaan dalam pembelajaran yang dilakukan dengan relevan, maka pembelajaran lebih efektif, fleksibel, menarik, menyenangkan dan hasil belajar maksimal.
Mengunakan aplikasi tilawati mobile dan modul tilawati mobile dalam pembelajaran Al Qur'an terdapat peningkatan efektifitas pembelajaran, motivasi belajar dan minat para siswa.
"Aplikasi tilawati mobile menekan kepada kelancaran bacaan Tajwid dan dan Al Fatihah, untuk bacaan Al-Quran setelah mendengarkan modul tilawati mobile siswa berlatih dari modul tilawati mobile. Tilawati mobile digunakan siswa di rumah sesuai instruksi gurunya seminggu bisa 2 kali atau 3 kali membaca dan membuka aplikasi," Kata Kaprodi program doktor Pendidikan Agama Islam UIJ Prof. Dede Rosyada.
Kkelebihan modul itu efisien yang tadinya bisa ditempuh 2 atau3 tahun baru bisa baca dengan menggunakan aplikasi tilawati mobile hanya beberapa jam bisa baca," ungkap Dede Rosyada.
Dengan menggunakan aplikasi, bisa lebih efisien dan membantu siswa belajar di rumah tanpa guru, buka HP dan di download kemudian didengar dan mengikuti.
"Doktor Sunarsih memberikan inovasi pembelajaran Al Qur'an tilawati dengan teknologi mobile yang mungkin bisa sebagai tambahan kelengkapan kelengkapan dalam proses pembelajaran di era digital," ucap Rektor UIJ ya, Prof. Raihan, yang juga ketua ujian.
Harapan Raihan dengan aplikasi ini berbagai penunjang proses pembelajaran untuk masyarakat khususnya pendidikan dasar dan menengah, Sunarsih juga memberikan contoh dalam cara mengaplikasikan aplikasi mobile tentunya dengan metode tertentu bisa oleh masyarakat .
Tim penguji terdiri 6 orang 1 diantaranya eksternal Prof. Andriyani, menyatakan Sunarsih lulus sangat memuaskan dan berhak menyandang gelar doktor ke 81 PAI.