Asam Lambung Tumbuh Dari Kebiasaan Hidup Yang Tidak Sehat

Asam Lambung Tumbuh Dari Kebiasaan Hidup Yang Tidak Sehat
Dr. Kariadi dr. Didik Indiarso, Sp.PD, KGEH menyebut gaya hidup tidak sehat penyebab penyakit asam lambung atau Gerd. Foto: Baht/Sigit.

Spektroom: Tahukah anda penyakit asam lambung disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam konsultan Gastroenterohepatologi RSUP Dr. Kariadi dr. Didik Indiarso, Sp.PD, KGEH mengatakan, makanan western, junk food, kebiasaan makan yang keliru menjadi salah satu faktor penyebab penyakit Gastroesophageal Reflux Disease, GERD atau Asam Lambung.

“Terutama kebiasaan makan, makan-makan yang sifatnya Western,junk food, makanan berlemak itu akan cenderung lama dicerna itu akan menimbulkan GERD juga. Yang kedua adalah kebiasaan makan yang berdekatan dengan waktu tidur atau berbaring, itu juga menyebabkan gangguan GERD,” kata dr Didik, Rabu, 28 Januari 2026.

Ia menerangkan, berat badan berlebih (obesitas) juga menyebabkan GERD. “Berikutnya angkat berat atau aktivitas fisik yang berat itu bisa menyebabkan peningkatan penekanan perut, itu juga menyebabkan GERD,” ujarnya.

Minuman berkarbonasi, kopi dan coklat, kata dr Didik, juga memicu penyakit GERD. “Ia akan membuat sfringter atau klep itu kendor,” katanya.

Selain itu, ada juga obat-obatan tertentu yang bisa memicu GERD. “Jadi bisa tanya ke dokternya apakah obat yang diterima itu memicu GERD atau tidak,” jelas dr. Didik

Ia menjelaskan, GERD terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan sehingga menyebabkan iritasi.

“Pada penyakit GERD ini ada aliran balik ke atas, karena ada aliran balik, terdapat perubahan tingkat keasaman yang menyebabkan esofagus menjadi teriritasi,” terangnya. 

Penyakit GERD sangat berhubungan dengan gaya hidup, sehingga, untuk mencegahnya, seseorang harus membiasakan gaya hidup sehat.

“Menghindari makan berlebihan, jangan terlalu kenyang sampai bersendawa, hindari junk food,” ungkapnya.

“Bagi yang memiliki riwayat penyakit GERD, hindarilah minuman bersoda, kopi, minuman coklat, lemon. Yang penting juga, bagi yang berat badannya lebih itu, adalah bagaimana agar berat badannya menurun,” ujarnya.

Berita terkait

Bupati Bengkalis Jawab Pandangan Umum Fraksi tentang LKPJ 2025, Tekankan Sinergi dan Evaluasi Kinerja

Bupati Bengkalis Jawab Pandangan Umum Fraksi tentang LKPJ 2025, Tekankan Sinergi dan Evaluasi Kinerja

Bengkalis-Spektroom:Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan jawaban resmi terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Bengkalis mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bengkalis Akhir Tahun Anggaran 2025. Jawaban tersebut disampaikan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, diwakili oleh Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis, H. Bagus Santoso, dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Bengkalis,

Salman Nurmin
Polri Perkuat Deteksi Dini Kamtibmas, Dir Intelkam Polda Maluku Tekankan Monitoring Berjenjang

Polri Perkuat Deteksi Dini Kamtibmas, Dir Intelkam Polda Maluku Tekankan Monitoring Berjenjang

Ambon-Spektroom: Kepolisian Daerah Maluku memperkuat peran deteksi dini keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui apel pagi gabungan yang dipimpin Direktur Intelijen Keamanan (Dir Intelkam), Senin (30/3/2026), di Ambon. Apel pagi gabungan personel dan aparatur sipil negara (ASN) Polda Maluku digelar di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru