Atlet Bulutangkis Jember Tambah Perolehan Medali

Atlet Bulutangkis Jember Tambah Perolehan Medali

SPEKTROOM.ID - Satu per satu medali mampu dikumpulkan para atlet Kabupaten Jember yang bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur di Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.

Kali ini cabang olahraga bulu tangkis melalui kategori beregu putra yang berhasil menambah koleksi medali untuk Kabupaten Jember, 

Dilansir dari laman resmi https://dispora.jemberkab.go.id menyebutkan, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember Edy Budi Susilo menyatakan bahwa tim beregu putra bulu tangkis dari Kabupaten Jember sukses meraih medali perunggu. Mereka terdiri atas Haikal Batangryan, Wendy Permata Oktavian, M Dhiqy Al Firdausy, Audra Teguh Prayoga, Aldi Hilman Zakaria, dan Ahmad Irandi Widya Saputra

Edy menegaskan meskipun harus kalah, Haikal dan rekan-rekannya tetap mendapatkan medali perunggu bersamaan dengan Kabupaten Pasuruan.

“Kami tetap bangga atas perjuangan mereka. Prestasi yang dicapai oleh tim beregu putra bulu tangkis pada porprov tahun ini menunjukkan dedikasi dan konsistensi cabang olahraga badminton sebagai salah satu penyumbang medali untuk Kabupaten Jember,” katanya.

“Dengan penambahan satu medali perunggu dari cabang badminton ini, menambahkan total koleksi medali di pada Porprov IX Jawa Timur 2025 menjadi 4 medali emas, 7 medali perak, dan 9 medali perunggu,” ungkapnya.

“Poin yang sama juga diraih oleh Kota Mojokerto yang berada di posisi ke-12 dan hanya berjarak 2 poin dari Kabupaten Banyuwangi yang berada di peringkat ke-14,” terangnya.

“Dengan bertambahnya jumlah medali yang diperoleh oleh tim beregu putra bulu tangkis dalam PORPROV IX Jawa Timur ini, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi cabang olahraga lain,”pungkas Edi Budi Susilo. (Budi s)

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti