Audensi LKAKI ke APINDO Kalsel, Bersinergi Advokasi Persoalan Ketenagakerjaan

Audensi LKAKI ke APINDO Kalsel, Bersinergi Advokasi Persoalan Ketenagakerjaan
LKAKI bersinergi dengan APINDO Kalsel.(Foto LKAKI)

Banjarmasin-Spektroom : H. Siswansyah SH, MSi, MH selaku Ketua Lembaga Konsultasi dan Advokasi Ketenagakerjaan Indonesia (LKAKI) bersama dua stafnya melakukan audiensi ke Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPD APINDO) Kalimantan Selatan di Banjarmasin.

Kedatangan mereka Rabu (12/8/2026) disambut Ketua DPD APINDO Kalsel Winardi Setyono, Wakil Ketua Bidang Organisasi Noorhalis Majid dan dr H IBG Dharma Putra MKM Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan.

"Pertemuan Lembaga Konsultasi dan Advokasi Ketenagakerjaan Kalsel dengan Ketua dan Pengurus APINDO Kalsel, dalam rangka kerja sama fasilitasi dan bantuan hukum, Advokasi Ketenagakerjaan perburuhan Kalsel," kata Siswansyah, menjelaskan kegiatan itu, Rabu (12/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Siswansyah menjelaskan kedatangan Pihaknya untuk bersinergi dengan APINDO Kalsel dan sekaligus membantu persoalan ketenagakerjaan yang dirasakan APINDO Kalsel.

Sedangkan Winardi menjelaskan keberadaan APINDO Kalsel yang ikut mengadvokasi berbagai persoalan yang dialami Para Pengusaha anggota APINDO seperti dalam kesulitan izin, maupun permasalahan-permasalahan lainnya .

"Keberadaan APINDO saat ini sebagai salah satu organisasi yang dipercaya Pemerintah dalam hal pengupahan dan tripartit. Kami juga mengadvokasi beberapa Pengusaha UMKM, salah satunya Pengusaha UMKM Mama khas Banjar," kata Winardi.

Berita terkait

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Dari Benih Ikan ke Ketahanan Pangan, Tangkiling Disiapkan Jadi Penggerak Perikanan Palangka Raya

Palangka Raya-Spektroom : Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap ikan sebagai sumber pangan dan mata pencaharian pembudidaya, kawasan Tangkiling menyimpan peluang yang tidak kecil. Bukan hanya soal kolam dan produksi benih, tetapi bagaimana perikanan air tawar dapat tumbuh menjadi sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi warga. Potensi itulah yang kini hendak diperkuat Pemerintah

Polin, Rafles