Bakesbangpol Samakan Persepsi Optimalkan Pelaksanaan Home Care di Jember
Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Sumberjambe sebelum pelaksanaan kunjungan Home Care kepada warga sasaran, pada Jumat, (04/09/2026).
Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyatukan persepsi terkait sasaran, teknis pelaksanaan, hingga mekanisme tindak lanjut layanan di lapangan. Koordinasi yang berlangsung di Kecamatan Sumberjambe itu dipimpin oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP, M.Si. Pertemuan diikuti oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Sumberjambe sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program layanan kesehatan jemput bola yang menjadi salah satu program prioritas Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan diarahkan pada pemahaman bersama mengenai kelompok masyarakat yang menjadi sasaran Home Care. Selain balita stunting, program tersebut menyasar lansia tunggal atau terlantar, penyandang disabilitas, warga miskin dengan penyakit kronis, serta ibu hamil berisiko tinggi.
Penyamaan persepsi dinilai penting agar pelaksanaan di lapangan tidak berhenti pada kunjungan semata, tetapi dapat memastikan setiap warga yang menjadi sasaran memperoleh pelayanan sesuai kebutuhannya. Data sasaran, kesiapan petugas, bentuk layanan, serta kemungkinan tindak lanjut menjadi bagian yang perlu dipahami bersama oleh unsur yang terlibat.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP, M.Si., menyampaikan bahwa koordinasi dengan kecamatan menjadi bagian penting sebelum tim turun langsung ke rumah warga. Menurutnya, Home Care membutuhkan kerja bersama agar sasaran yang telah teridentifikasi dapat memperoleh pelayanan secara tepat.
“Yang kita samakan hari ini bukan hanya siapa sasaran Home Care, tetapi juga bagaimana teknis pelaksanaannya di lapangan dan bagaimana tindak lanjut setelah warga mendapatkan pemeriksaan. Harapannya, ketika tim turun, semua unsur sudah memiliki pemahaman yang sama sehingga layanan bisa berjalan lebih terarah dan kebutuhan warga dapat segera ditindaklanjuti,” jelas Indra. Jumat (04/09/2026)
Camat Sumberjambe Faroek, S.P., menyambut baik koordinasi tersebut. Ia menilai penyamaan persepsi sejak awal akan membantu pemerintah kecamatan dalam mendukung pelaksanaan Home Care, terutama dalam memastikan informasi mengenai warga sasaran dapat diteruskan kepada tim yang melakukan pelayanan.
“Kami tentu siap mendukung pelaksanaan Home Care di Sumberjambe. Dengan adanya koordinasi ini, kami bisa memahami sasaran dan teknisnya dengan lebih jelas, sehingga ketika ada warga yang membutuhkan layanan, kecamatan bersama pihak terkait dapat membantu mengarahkan dan menindaklanjutinya,” ungkap Faroek. (budi)