BAMARA Book Fair 2025 Angkat Peran Ibu, Dorong Literasi dan Ekonomi Warga

BAMARA Book Fair 2025 Angkat Peran Ibu, Dorong Literasi dan Ekonomi Warga

SPEKTROOM.ID - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banjarmasin menggelar BAMARA Book Fair 2025. Mengusung tema “Perempuan Membaca, Banjarmasin Maju Sejahtera”, acara ini berlangsung pada 20 hingga 29 Juni 2025 mendatang di kawasan Kamboja, Banjarmasin.

Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Drs. Muhammad Ikhsan Alhak, M.Si menjelaskan filosofi di balik tema tersebut. “Pendidikan pertama seorang anak berasal dari ibu, termasuk dalam hal literasi dan membaca. Tema ini merupakan bentuk penghargaan sekaligus pengingat akan pentingnya peran ibu dalam kemajuan bangsa,” ujarnya kepada SPEKTROOM.ID, Rabu (18/6/2025).

Menurutnya, BAMARA Book Fair 2025 tidak saja menghadirkan pameran buku, bahkan juga menyuguhkan lomba mewarnai, dongeng anak, hingga permainan edukatif. Stan kuliner dan hiburan turut melengkapi agar pengunjung betah berlama-lama.

Acara ini, lanjut Ikhsan, diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari penerbit, komunitas literasi, hingga instansi dari luar daerah. Tercatat ada partisipasi dari 4 instansi pemerintah, 11 perguruan tinggi dan sekolah, serta 4 lembaga kursus.

Tak hanya edukatif, acara ini juga membawa dampak ekonomi. “Kami sediakan kebutuhan sekolah seperti buku dan tas dengan harga miring. Harapannya, pengunjung bisa berbelanja sekaligus mendukung UMKM lokal,” tambah Ikhsan.

Pihaknya berharap cuaca bersahabat selama acara berlangsung. Selain untuk menghidupkan semangat literasi anak-anak, BAMARA Book Fair 2025 juga diharapkan bisa menjadi ajang mendorong ekonomi kerakyatan.(AgY/IqF)

Berita terkait

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 Akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 Akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana

Spektroom - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) akan memprioritaskan daerah-daerah terdampak bencana sebagai lokasi pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyebut itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral negara terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Safari Ramadhan tahun ini kita arahkan ke daerah-daerah terdampak bencana, agar

Rafles