Belajar Biologi dari Tanah: Murid MA Darul Amin Praktik Langsung di Dinas Pertanian Palangka Raya

Belajar Biologi dari Tanah: Murid MA Darul Amin Praktik Langsung di Dinas Pertanian Palangka Raya
Kegiatan praktikum Biologi di Dinas Pertanian Ketahanan Pangan. (Foto:Humas MA DA)

Spektroom - Dalam proses belajar Biologi bagi murid tidak selalu harus menatap papan tulis di kelas. Murid kelas XI MA Darul Amin Palangka Raya belajar dengan suasana berbeda lewat kunjungan edukatif ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Kamis (5/2/2026). Di lapangan praktek, catatan teori pertumbuhan dan perkembangan tanaman diuji langsung di lahan nyata, berdebu, dan bermakna.

Kegiatan ini merupakan bagian dari praktikum Biologi dengan fokus pada proses pembibitan, penanaman, serta pengolahan tanah pertanian. Murid diperkenalkan pada teknik budidaya cabai sekaligus penggunaan cultivator, alat modern pengolah tanah yang membuat lahan lebih gembur, efisien, dan siap tanam.

Melalui praktik ini, murid tidak hanya melihat bagaimana tanaman tumbuh, tetapi juga memahami tahapan awal yang menentukan keberhasilan pertanian. Penggunaan cultivator, misalnya, memperlihatkan bagaimana teknologi sederhana mampu meningkatkan efektivitas kerja petani dibandingkan cara manual.

Foto bersama Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Palangka Raya serta pendamping.(Foto:Humas MA DA)

Kepala Bidang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Hj. Herning, menekankan bahwa pertumbuhan tanaman menyimpan pelajaran hidup yang relevan bagi generasi muda.
“Proses pertumbuhan tanaman mengajarkan kesabaran dan ketelatenan. Tidak ada hasil yang instan. Tanaman yang dirawat dengan baik akan tumbuh subur dan memberi manfaat, sama seperti manusia yang dibina dengan proses,” ujarnya.

Guru mata pelajaran Biologi MA Darul Amin, Rida Elisa, menjelaskan bahwa kunjungan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman murid melalui pengalaman langsung.
“Materi pertumbuhan dan perkembangan tanaman akan lebih dipahami jika murid melihat dan mempraktikkannya sendiri. Mereka belajar dari proses nyata, bukan sekadar menghafal konsep,” jelasnya.

Rida menambahkan, pembelajaran lapangan juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian terhadap sektor pertanian yang sering luput dari perhatian generasi muda.
“Kami berharap murid memahami bahwa pertanian adalah fondasi kehidupan. Dari sini mereka belajar tanggung jawab, ketekunan, dan menghargai kerja petani,” tambah Rida.

Sepanjang kegiatan, murid tampak aktif dan antusias bertanya, mencoba alat, dan mencatat proses. Interaksi langsung dengan praktisi membuat pelajaran Biologi terasa hidup dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan pembelajaran kontekstual seperti ini, MA Darul Amin Palangka Raya menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian sosial. Belajar dari tanah, murid diajak memahami bahwa masa depan tumbuh dari proses—dirawat dengan ilmu, kerja, dan kesabaran. (Polin Indana)

Berita terkait

Shalat Idul Fitri di Lapangan Wirabraja Berlangsung Khidmad Meskipun dalam Suasana Hujan Gerimis

Shalat Idul Fitri di Lapangan Wirabraja Berlangsung Khidmad Meskipun dalam Suasana Hujan Gerimis

Bukittinggi - Spektroom : Pemerintah Kota Bukittinggi melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, di Lapangan Wirabraja, Sabtu (21/3/2026). Meskipun gerimis, Shalat berlangsung khidmad, dipimpin Imam Ustadz Ali Imran dan Khatib H. Ulyadi. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebutkan, Pemerintah Kota Bukittinggi mengikuti hasil sidang isbat Kementrian Agama RI, dimana,

Wiza Andrita, Rafles
Open House Idulfitri 1447 H Ribuan Warga Padati Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing

Open House Idulfitri 1447 H Ribuan Warga Padati Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing

Teluk Kuantan-Spektroo : Dalam rangka merayakan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menggelar open house sederhana yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (21/03/2026). Ribuan warga tampak memadati lokasi untuk menghadiri kegiatan yang digelar secara terbatas tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari, dengan warga dari berbagai

Salman Nurmin, Rafles