Trending

Belajar ke Madiun, Pemkab Pringsewu Siap Sulap Surplus PPJ Rp1,5 Miliar untuk Terangi 800 Km Jalan

Belajar ke Madiun, Pemkab Pringsewu Siap Sulap Surplus PPJ Rp1,5 Miliar untuk Terangi 800 Km Jalan
Bupati Pringsewu Lampung Riyanto Pamungkas (batik hijau) dan Bupati Madiun Hari Wuryanto (baju putih). (Ft Kominfo)

Spektroom – Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Lampung, serius memburu solusi penerangan jalan yang efektif dan berkelanjutan. Untuk itu, Pemkab Pringsewu melakukan studi langsung ke Kabupaten Madiun guna mempelajari keberhasilan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam pengadaan Alat Penerangan Jalan (APJ).

Langkah tersebut mengemuka dalam dialog antara Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Bupati Madiun Hari Wuryanto yang berlangsung di Ruang Gambar Pendapa Muda Graha, Kabupaten Madiun, Rabu (4/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Pringsewu mengungkapkan bahwa daerahnya memiliki potensi Pajak Penerangan Jalan (PPJ) mencapai Rp1,5 miliar per bulan. Namun, realisasi pembayaran ke PLN hanya sekitar Rp800 juta, sehingga terdapat surplus anggaran yang dinilai dapat dimaksimalkan untuk menerangi jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 800 kilometer.

“Dana PPJ ini seharusnya bisa kembali dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya dengan memastikan jalan-jalan kabupaten terang dan aman,” ujar Riyanto Pamungkas.

Ia menegaskan, Pemkab Pringsewu memilih mereplikasi model KPBU yang telah sukses diterapkan di Madiun guna meminimalkan risiko kegagalan teknis maupun administratif. Menurutnya, belajar langsung dari daerah yang telah berhasil merupakan langkah strategis agar program berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Selama ini warga rutin membayar PPJ, tetapi masih banyak keluhan soal jalan gelap. Dengan berguru langsung ke Madiun, kami berharap proses birokrasi yang biasanya bisa memakan waktu hingga empat tahun dapat dipangkas menjadi hanya satu tahun,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut baik kunjungan dan inisiatif Pemkab Pringsewu. Ia menyampaikan bahwa proyek KPBU APJ di Kabupaten Madiun berjalan lancar tanpa kendala berarti serta mendapat dukungan luas dari masyarakat.

“Saat ini kami sudah memasang sekitar 7.500 titik lampu penerangan jalan, dan akan menambah 2.500 titik lagi untuk mencapai target maksimal,” ungkap Hari Wuryanto.

Ia menambahkan, keberhasilan skema KPBU tidak hanya berhenti pada sektor penerangan jalan. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Madiun berencana mengembangkan model kerja sama serupa untuk sektor infrastruktur lain, seperti perbaikan dan pemeliharaan jalan.

Dengan langkah studi tiru ini, Pemkab Pringsewu berharap mampu menghadirkan penerangan jalan yang merata, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan dana PPJ demi kesejahteraan masyarakat.

Berita terkait

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan lokasi Alternatif

Relokasi UMKM Teluk Keriting, Pemko Siapkan lokasi Alternatif

Tanjungpinang–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menyiapkan sekitar 75 space di sejumlah lokasi alternatif bagi pedagang UMKM di kawasan Teluk Keriting, Kecamatan Tanjungpinang Barat. Relokasi kontainer tempat berjualan ini dilakukan menjelang pembangunan jalan lingkar yang berpotensi mengganggu keselamatan pedagang dan konsumen. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riany,

Desmawati, Rafles
BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

BULOG Bentuk Satgas Khusus, Perketat Pengawasan Penyaluran Beras SPHP

Semarang-Spektroom : Perum BULOG memperketat pengawasan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menyusul dugaan penyalahgunaan beras program pemerintah oleh oknum mitra penyalur di wilayah Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Langkah tegas tersebut dilakukan untuk memastikan beras SPHP yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak disalahgunakan dan

Karindra, Bian Pamungkas