BEM UNUKASE Usulkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan Jalan di Kawasan Kampus Kepada BPTD Kalimantan Selatan

BEM UNUKASE Usulkan Peningkatan Fasilitas Keselamatan Jalan di Kawasan Kampus Kepada BPTD Kalimantan Selatan
BEM UNUKASE bertemu dengan BPTD Kalsel.(Foto Humas UNUKASE)

Junaidi, Agung Yunianto

Banjar-Spektroom : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) melakukan audiensi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Selatan, Kamis (30/4/2026), terkait usulan peningkatan fasilitas keselamatan lalu lintas di Kawasan Kampus.

BEM UNUKASE bertemu dengan BPTD Kalsel.(Foto Humas UNUKASE)

Audiensi tersebut dilatarbelakangi tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di area akses utama Kampus yang dilalui kendaraan dengan intensitas dan kecepatan relatif tinggi.

Sejumlah titik di Kawasan tersebut dinilai rawan terjadi konflik lalu lintas, baik antar kendaraan maupun yang melibatkan pejalan kaki.

Selain itu, keberadaan Sekolah Dasar (SD) di seberang Kawasan Kampus turut meningkatkan aktivitas penyeberangan, khususnya pada jam masuk dan pulang Sekolah.

Pada awal pertemuan, pihak BPTD Kelas II Kalimantan Selatan menyampaikan paparan mengenai kewenangan Institusi dalam penanganan fasilitas keselamatan lalu lintas sebagai bagian dari fungsi pengaturan dan pengawasan transportasi darat di wilayah Kalimantan Selatan.

Delegasi BEM UNUKASE diterima oleh M. Fajar Qumaro Zaman, S.Si.T., M.Sc., Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau, Penyeberangan, dan Pengawasan BPTD Kelas II Kalimantan Selatan.

Dalam sesi penyampaian, Mahasiswa memaparkan data dan dokumentasi kejadian kecelakaan di sekitar Kawasan Kampus sebagai dasar usulan.

Ketua BEM UNUKASE, Ikhsan Abdullah menyampaikan, Pihaknya mengusulkan pengadaan dan pemasangan fasilitas keselamatan lalu lintas berupa warning light (lampu peringatan), pita penggaduh (rumble strip), serta Zona Selamat Sekolah (ZoSS) sebagai bentuk penguatan pengawasan di Kawasan Pendidikan.

“Mengacu pada data yang Kami himpun, insiden kecelakaan di lokasi tersebut tidak lagi bersifat potensial, melainkan telah terjadi dan melibatkan Mahasiswa. Kondisi ini menunjukkan perlunya langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan di Kawasan Kampus,” ujar Ikhsan.

Menanggapi hal tersebut, M. Fajar Qumaro Zaman menyatakan, “Kami mengapresiasi data dan masukan yang disampaikan. Selanjutnya, Kami akan melakukan survei lokasi sebagai bagian dari kajian teknis. Adapun rencana pemasangan rambu lalu lintas maupun Zona Selamat Sekolah akan diusulkan dalam skema anggaran tahun 2027.”

Audiensi berlangsung secara konstruktif dan diakhiri dengan penyerahan sertifikat apresiasi dari BEM UNUKASE kepada Pihak BPTD sebagai bentuk komitmen awal dalam mendorong peningkatan keselamatan lalu lintas di Kawasan Kampus.*****

Berita terkait

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Sri Lestari Poernomo: Koruptor Dipenjara, Uang Negara Jangan Ikut Hilang

Makassar - Spektroom : Memidanakan koruptor tidak otomatis menyelesaikan persoalan korupsi. Ketika pelaku telah dijebloskan ke penjara, negara masih menghadapi pekerjaan penting: memastikan uang dan aset yang dikorupsi kembali ke kas negara. Pandangan itu disampaikan Sri Lestari Poernomo, SH., MH., Dosen Hukum Perdata Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Menurutnya,

Yahya Patta, Buang Supeno
Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс