"Bertempur" Ditengah Gelap, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto Kebut Pengecoran Jalan
Jeneponto- Spektroom : Komitmen tanpa batas ditunjukkan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto dengan melanjutkan pengecoran jalan desa hingga malam hari di Dusun Bontote'ne, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto. Sabtu 2 April 2026.
Dalam keterbatasan cahaya, aktifitas pembangunan tetap berlangsung, menghadirkan gambaran nyata pengabdian demi mempercepat terwujudnya akses jalan bagi masyarakat.
Pengecoran jalan rabat beton ini menjadi bagian penting dalam membuka konektivitas antarwilayah, khususnya sebagai jalur penghubung antara Desa Arpal dan Desa Camba-camba.
Dengan semangat kebersamaan, personel TNI bersama masyarakat terus bekerja, memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik dan sesuai target.
Kerja malam yang dilakukan bukan hanya sekadar mengejar waktu, tetapi menjadi langkah strategis untuk mempercepat progres pembangunan.
Setiap waktu dimanfaatkan secara maksimal agar hasil pembangunan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang telah lama menantikan akses jalan yang lebih layak.
Dalam rilis berita yang diterima hari Minggu 3 Mei 2026 disebutkan Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menegaskan bahwa kerja hingga malam hari merupakan bentuk komitmen kuat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
“Kami terus mendorong percepatan pengerjaan di lapangan, termasuk dengan memanfaatkan waktu malam hari. Ini adalah bentuk keseriusan kami agar pembangunan jalan ini bisa segera selesai dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Lulusan Akademi Militer (AKMIL) 2005 itu menambahkan bahwa pembangunan jalan rabat beton ini memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari, khususnya dalam meningkatkan konektivitas antar desa.
“Jalan ini menjadi akses penghubung antara Desa Arpal dan Desa Camba-camba. Dengan terbukanya akses ini, mobilitas warga akan lebih lancar dan tentunya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa meskipun dilakukan percepatan, kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pembangunan.
“Kami tidak hanya mengejar waktu, tetapi juga memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga. Jalan ini harus kuat dan tahan lama karena akan menjadi jalur utama masyarakat,” tegasnya.
Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa berharap pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata serta membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.
“Semoga apa yang kami kerjakan ini benar-benar menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat, serta mampu membuka akses dan peluang baru untuk kesejahteraan yang lebih baik,” pungkasnya.