Bir Ali Padat, PPIH Atur Ketat Waktu Miqat Jemaah

Bir Ali Padat, PPIH Atur Ketat Waktu Miqat Jemaah
Ilustrasi jemaah haji mengambil miqat di Masjid Bir Ali (Dok : Kemenag )

Jakarta - Spektroom : Nama Bir Ali begitu akrab di telinga jemaah haji Indonesia karena Jemaah umumnya singgah di Masjid Dzulhulaifah yang letaknya di tepi jalan raya Madinah-Makkah.Jemaah haji Indonesia sering menyebutnya dengan Masjid Bir Ali.

Disebut Bir (sumur) karena pada zaman dahulu, Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA menggali banyak sumur di tempat ini. Sekarang, bekas sumur-sumur itu tidak tampak lagi.

Masjid Dzulhulaifah di kawasan ini juga dikenal dengan sebutan Masjid as Syajarah (pohon), karena masjid ini dibangun di tempat Nabi Muhammad SAW pernah berteduh di bawah sebuah pohon (sejenis akasia).

Di Masjid ini, jemaah salat sunnah ihram, dan memulai niat ibadah umrah/haji setelah menyelesaikan prosesi Arbain di Masjid Nabawi Madinah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sektor Khusus Bir Ali mengatur pergerakan, membatasi waktu singgah maksimal 15 menit per rombongan agar tidak terjadi penumpukan bus.

Selain itu, memastikan jemaah sudah dalam keadaan berihram, melakukan shalat sunnah, dan berniat umrah wajib sebelum melanjutkan perjalanan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, saat meninjau layanan jemaah haji di Sektor Khusus Bir Ali, Sabtu, (9/5/2026) mengatakan pelayanan haji di Bir Ali tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Ia juga menyoroti potensi gangguan operasional akibat penyebaran informasi terkait praktik haji ilegal di media sosial. Meminta seluruh petugas meningkatkan kewaspadaan, terhadap keberadaan jemaah tanpa identitas resmi.

"Pentingnya penguatan koordinasi pengawasan di seluruh titik layanan, khususnya pada area transit dan jalur pergerakan jemaah. ujar Jaenal melalui keterangan resmi Kemenhaj, yang diterima di Jakarta Minggu (10/5/2026)

Berita terkait

Presiden Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Bangun Ekosistem Perikanan Modern dari Pesisir

Presiden Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Bangun Ekosistem Perikanan Modern dari Pesisir

Gorontalo-Spektroom : Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun sektor kelautan dan perikanan secara besar-besaran melalui penguatan ekonomi biru saat meninjau langsung Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (09/05/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara meninjau fasilitas di atas lahan seluas 3.895 meter persegi

Rafles
Presiden Prabowo Siapkan Desa Nelayan Modern di Miangas, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Presiden Prabowo Siapkan Desa Nelayan Modern di Miangas, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan

Miangas-Spektroom : Saat menyapa masyarakat Miangas, Kab. Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (09/05/2026), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pembangunan desa nelayan sebagai bagian dari program penguatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah terdepan Indonesia. Presiden mengatakan bahwa pemerintah melalui akan mulai membangun desa nelayan di Miangas dalam waktu

Rafles
Dorong Transformasi Digital, Pemprov Sumbar Resmikan Samsat KiosK

Dorong Transformasi Digital, Pemprov Sumbar Resmikan Samsat KiosK

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menghadiri sekaligus meluncurkan Soft Opening Pelayanan Samsat KiosK Cepat, Mudah, Modern dan Gebyar Apresiasi Emas 2026 di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026). Program tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik sekaligus

Diah Utami, Rafles