BKKBN Maluku Utara Lakukan Penilaian Kampung KB di Oba Utara

BKKBN Maluku Utara Lakukan Penilaian Kampung KB di Oba Utara
Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk BKKBN Maluku Utara Jubair Manggis saat berikan arahan pada penilaian Kampung KB (Foto:BKKBN Malut)

Spektroom — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara melaksanakan kunjungan penilaian ke empat Desa Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), yakni Desa Durian, Akekolano, Ampera, dan Kaiyasa di Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penilaian Kampung KB Terbaru, Tim Kerja Pengendalian Penduduk (Dalduk) BKKBN Maluku Utara melakukan kunjungan ke Kampung KB Desa Kaiyasa, Rabu (17/12/2025).
Rombongan disambut langsung Sekretaris Desa Kaiyasa bersama para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK). Sekretaris Desa Kaiyasa Kurniawan Noh, yang juga menjabat sebagai Ketua Kampung KB Ake Batu, menyampaikan komitmen kuat pemerintah desa dalam mendukung seluruh program BKKBN.
“Desa Kaiyasa telah membentuk seluruh kelompok kegiatan Tri Bina, yakni Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), dan Bina Keluarga Lansia (BKL), serta Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) sebagai upaya memperkuat ketahanan dan ekonomi keluarga,” ujar Kurniawan.
Ia juga menambahkan bahwa Kampung KB Ake Batu telah memiliki Kebun Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang ditanami berbagai jenis sayuran bergizi seperti sawi, kangkung, bayam merah, serai, cabai, seledri, kencur, dan tanaman lainnya. Keberadaan kebun ini diharapkan dapat mendukung operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan segera berjalan di Desa Kaiyasa.
“Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah desa dalam menekan angka stunting, khususnya di Maluku Utara, melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan,” tambahnya.
Selain itu, Desa Kaiyasa juga memiliki inovasi Asinan Pepaya (Akomodasi Persalinan, Pemeriksaan, dan Pengobatan Masyarakat) yang bersumber dari Dana Desa. Program ini bertujuan memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat setempat.
Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk BKKBN Maluku Utara Jubair Manggis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Oba Utara serta seluruh perangkat desa yang telah mendukung penuh implementasi Program Bangga Kencana dan berbagai intervensi percepatan penurunan stunting.
“Inisiatif dan inovasi yang dilakukan desa-desa Kampung KB di Kecamatan Oba Utara ini menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas keluarga dan sumber daya manusia,” ujarnya.
Sementara itu, Kampung KB Desa Akekolano turut menampilkan inovasi melalui pemanfaatan metode hidroponik dalam penanaman sayuran. Anhy, PLKB Wilayah Kerja Oba Utara, menjelaskan bahwa metode ini diterapkan untuk menanam sayur sawi di Kebun Dashat Desa Akekolano guna mempercepat masa panen.
“Hasil panen ini nantinya langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan gizi ibu hamil dan ibu menyusui di desa,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada pemenuhan gizi, Kebun Dashat juga dimanfaatkan oleh kader dalam pengembangan produk UPPKA. Seperti yang dilakukan Kampung KB Desa Ampera, para kader memproduksi berbagai olahan pangan sehat, antara lain stik daun kelor, stik bawang, abon ikan, serta air guraka, minuman khas Maluku Utara."Kata Ithy Plkb yang bertugas diWilayah Tersebut.
Sebagai informasi, Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) merupakan satuan wilayah setingkat desa yang menjadi model integrasi dan konvergensi program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga, dan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Berita terkait