Blok Masela Jalan, SKK Migas Minta SDM Lokal Tak Jadi Penonton
Ambon-Spektroom : SKK Migas memastikan proyek Lapangan Abadi di Blok Masela tetap berjalan sesuai regulasi pemerintah, sekaligus mendorong kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal agar terlibat aktif.
Penegasan ini disampaikan Penasihat Ahli Kepala SKK Migas, Derek Loupatty, usai pertemuan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, INPEX, Pemerintah Provinsi Maluku, serta pemerintah kabupaten di Maluku, Selasa (31/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, SKK Migas melalui Deputi Bisnis, Eka Bayu, memaparkan rencana investasi besar dalam proyek strategis nasional itu, termasuk potensi dampak sosial dan ekonomi bagi daerah.
Loupatty menegaskan, proyek bernilai ratusan triliun rupiah ini membutuhkan dukungan penuh pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar dapat berjalan optimal.
Selain memastikan kelancaran proyek, SKK Migas juga menyoroti pentingnya kesiapan SDM lokal. Pemerintah daerah diminta segera menyiapkan tenaga kerja, terutama tenaga profesional, melalui pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri migas.
“Kami tidak ingin masyarakat Maluku hanya menjadi penonton di negeri sendiri,” tegas Loupatty.
Tak hanya tenaga kerja, keterlibatan pelaku usaha lokal juga didorong. SKK Migas meminta daerah menyiapkan rantai pasok, mulai dari kebutuhan pangan hingga material konstruksi, agar peluang ekonomi tidak keluar dari wilayah Maluku.
Proyek Blok Masela diperkirakan memberi dampak luas bagi sedikitnya 11 kabupaten/kota, termasuk wilayah Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya. Aktivitas investasi dan pembangunan diharapkan membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
SKK Migas juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari pemerintah kepada masyarakat terkait peluang kerja dan usaha, agar masyarakat dapat mempersiapkan diri sejak dini.
Menurut Loupatty, generasi muda Maluku memiliki potensi, namun masih perlu peningkatan kapasitas, terutama untuk keahlian teknis spesifik seperti tenaga las profesional dan bidang industri migas lainnya.
Dengan skala investasi yang besar, proyek Blok Masela diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, serta menekan angka kemiskinan di Maluku. (EM)