BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Masih Menghantui Perairan Maluku Utara
Ternate-Spektroom: BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 14 - 17 Maret 2026.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakiraan Marini Zahrina Ismah Akbar dalam releasenya Jumat (13/3/2026) mengatakan, pola angin di Wilayah Indonesia bagian Utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 6 - 25 knot. Sedangkan Wilayah Indonesia bagian Selatan umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 6 - 30 knot.
"Tinggi gelombang di perairan Maluku Utara rata-rata mencapai 1,25 - 2,5 meter," ujar Marini. Tinggi gelombang tersebut berpeluang terjadi di perairan Ternate, Perairan Gebe, Timur Sanana, Barat Laut Obi, Kepulauan Loloda, Barat Daya Morotai, Barat Kayoa dan perairan Tenggara Obi.Disamping itu juga perairan Barat Bacan, Barat Daya Obi, Utara Taliabu, Timur Obi, Tenggara Morotai, Teluk Kao, Timur Laut Obi dan perairan Utara Mangoli.
Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Sementara tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di perairan Barat Laut Morotai, Kepulauan Loloda, Tenggara Morotai, perairan Gebe, Timur Laut Morotai, Kepulauan Batang Dua, perairan Timur Kepulauan Halmahera dan perairan Halmahera Barat.
Dengan kondisi ini beresiko terhadap keselamatan pelayaran, perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter, dan kapal ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.
Kepada nakhoda maupun motoris serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut diminta untuk tingkatkan kewaspadaan dalam berlayar, jika kondisi Laut gelombang tinggi jangan memaksakan untuk berlayar dan menangguhkan keberangkatan demi keselamatan.