BMKG Peringatkan Potensi Hujan di Wilayah Malut 18–24 Desember
Spektroom - BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara. Peringatan dini yang dirilis pada Kamis (18/12/2025) berlaku untuk periode 18 hingga 24 Desember 2025.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Sakimin mengatakan, kondisi dinamika atmosfir saat ini terpantau adanya pola belokan angin dan pertemuan angin yang menyebabkan perlambatan massa udara di sekitar wilayah Maluku Utara. Kondisi tersebut wilayah Maluku Utara Berawan dan hujan ringan.
“Secara umum, cuaca di Maluku Utara selama periode tersebut diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Namun perlu diwaspadai adanya peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara fluktuatif pada pagi, siang, sore, malam, hingga dini hari,” ujar Sakimin.
BMKG juga mengingatkan potensi dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut, antara lain banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, serta angin kencang.
Prakiraan cuaca di Maluku Utara secara rinci adalah sebagai berikut:
18–19 Desember 2025 Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Kota Tidore Kepulauan, Kota Ternate, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, serta Pulau Taliabu dan sekitarnya.
20–21 Desember 2025 Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Kota Tidore Kepulauan, Kota Ternate, serta Halmahera Selatan dan sekitarnya.
22–24 Desember 2025 Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai angin kencang diprakirakan kembali terjadi di sebagian besar wilayah Maluku Utara.
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan kesiapan infrastruktur serta sistem pengelolaan sumber daya air dalam mengantisipasi peningkatan curah hujan. Selain itu, koordinasi dan komunikasi antarinstansi terkait perlu ditingkatkan guna mendukung kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.
“Masyarakat juga diharapkan mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan mulai melakukan upaya pengurangan risiko, seperti tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, serta menata kawasan sekitar tempat tinggal,” kata Sakimin.
Para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometrologi di wilayah Maluku Utara dan selalu mengikuti informasi resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Instagram @bmkg_malut, Facebook Stamet Sultan Babullah Ternate, Whatsapp +62 812-4112-8229, Email : stamet.tternate@bmkg.go.id, website : https://cuaca.bmkg.go.id, Aplikasi Playstore/Appstore : Info BMKG dan Call Centre 196.Weee