Trending

BPBD dan PMI Salurkan 9.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jember

BPBD dan PMI Salurkan 9.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jember
Tim TRC BPBD Jember dan PMI Jember salurkan air bersih (Foto Diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jember bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis, (02/07/2026). Sebanyak 9.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekitar 125 kepala keluarga (KK) yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.

Distribusi bantuan tersebut merupakan tindak lanjut hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD pada Rabu, 1 Juni 2026 yang menemukan bahwa sebagian besar warga mulai kesulitan memperoleh air bersih. Penyaluran dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberpinang.

Tim BPBD dan PMI berangkat menuju lokasi pukul 09.30 WIB dan tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Di lokasi, petugas langsung mendistribusikan air bersih ke tandon yang telah disiapkan dan kepada warga yang membutuhkan.

Selain menyalurkan air bersih, BPBD juga menyerahkan 20 jeriken berkapasitas 20 liter dan menyediakan tiga unit tandon air berkapasitas masing-masing 1.200 liter sebagai penampungan sementara. BPBD menyuplai 5.000 liter air bersih, sedangkan PMI menambahkan 4.000 liter, sehingga total bantuan yang diterima masyarakat mencapai 9.000 liter.

Berdasarkan hasil asesmen, kekeringan terjadi karena sejumlah sumur warga mengalami penurunan debit air, bahkan sebagian lainnya menghasilkan air keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan. Sementara itu, sumber air terdekat berupa sumur bor yang berjarak sekitar 600 meter dari permukiman belum dapat dimanfaatkan lantaran belum tersedia sambungan listrik dan jaringan pipa menuju permukiman warga.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jember, Firman Arifianto, mengatakan distribusi air bersih merupakan langkah darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

"Distribusi air bersih ini menjadi upaya cepat BPBD bersama PMI dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Berdasarkan hasil asesmen, kondisi sumber air di lokasi belum mampu mencukupi kebutuhan warga sehingga suplai air bersih harus dilakukan secara berkala," jelas Firman. Kamis (02/07/2026)

Ia menambahkan, BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan setiap dua hari sekali. Air akan disalurkan ke empat tandon berkapasitas 1.200 liter, terdiri atas tiga tandon milik BPBD dan satu tandon milik warga, sehingga ketersediaan air bersih tetap terjaga hingga kondisi kembali normal.

Berita terkait

Kualitas Produk UMKM Gowa Digenjot Menuju Pasar Ekspor Melalui Program Kontainer Merah Putih

Kualitas Produk UMKM Gowa Digenjot Menuju Pasar Ekspor Melalui Program Kontainer Merah Putih

GOWA - Spektroom : Pemerintah Kabupaten Gowa terus berkomitmen mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat untuk naik kelas. Produk-produk lokal Gowa kini ditargetkan tidak hanya merambah pasar regional, melainkan juga menembus pasar nasional hingga internasional Harapan ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat

Yahya Patta, Heriyoko
Gubernur Kepri Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

Gubernur Kepri Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

Kepri-Spektroom : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) memberikan Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Kepulauan Riau(Kepri) Ansar Ahmad sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung pendidikan kepamongprajaan serta berbagi wawasan kepemimpinan kepada para praja. Penganugerahan IPDN tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi kepada Gubernur Kepulauan

Desmawati, Rafles