BPBD Jember Monitoring Kondisi Cuaca Bekerjasama Dengan BMKG Antisipasi Bencana

BPBD Jember Monitoring Kondisi Cuaca Bekerjasama Dengan BMKG Antisipasi Bencana
Pemotongan dan pemangkasan pohon rawan tumbang (Foto: BPBD Jember)

Spektroom - BPBD Kabupaten Jember melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Jember, bekerjasama dengan pihak BMKG untuk memperbarui informasi prakiraan cuaca harian.

Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh peringatan dini (early warning) apabila terdapat potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana

Relawan dan Tagana menyisir pohon rawan tumbang (Foto: BPBD Jember)

Kepala BPBD Jember, Indra Tri Purnomo mengatakan, selain waspada terhadap banjir dan tanah longsor, juga melaksanakan kegiatan mitigasi seperti pemotongan pohon yang berpotensi membahayakan di sekitar lingkungan. Selasa (11/11/2025) Menurut Indra kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat BPBD tentang permintaan data pemotongan pohon di wilayah rawan bencana. Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah Kabupaten Jember. Langkah ini menjadi bagian dari program mitigasi struktural BPBD untuk mengurangi risiko pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan maupun infrastruktur umum di wilayah perkotaan

Foto BPBD Jember

Pelaksanaan kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pemberangkatan tim dari Mako BPBD Jember menuju lokasi sasaran. Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan peninjauan lapangan guna menentukan titik-titik pohon yang harus dipangkas. Pelaksanaan kegiatan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dengan pengawasan ketat dari petugas lapangan untuk memastikan keamanan selama proses pemotongan dan pemangkasan berlangsung.

Cuaca cerah di pagi hari mendukung kelancaran kegiatan, meskipun sempat terjadi hambatan kecil akibat kabel listrik yang melintang rendah di beberapa titik. “Namun, hal tersebut segera diatasi berkat koordinasi cepat dengan petugas PLN yang turut hadir di lokasi,” ungkap Indra. “Kegiatan pemotongan ini difokuskan pada pohon-pohon besar dengan cabang melewati jaringan kabel listrik PLN, serta pohon yang condong ke arah jalan raya,” jelasnya. “Fokus utama adalah mencegah potensi gangguan listrik dan risiko pohon tumbang ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang,” tambahnya. Dalam kegiatan ini, BPBD Jember melibatkan berbagai pihak, antara lain Koramil Sumbersari, Polsek Sumbersari, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PRKP & CK), Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA), PLN, Dinas Perhubungan (Dishub), TAGANA Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kelurahan Tegalgede, serta warga sekitar. “Kolaborasi lintas instansi ini menjadi contoh nyata sinergi dalam penanggulangan risiko bencana berbasis mitigasi,” pungkasnya.(Budi S)

Berita terkait

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Spektroom – Festival Layang-Layang Wau Bengkalis yang diselenggarakan Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB), di Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu (31/1/ 2026) diikuti 100 peserta pelajar dan 100 peserta umum. Festival yang akan berlangsung hingga Minggu (1/2/2026) melombakan kategori Layang-Layang Wau Kurau Jantan dan Betina, serta tambahan kategori

Salman Nurmin