BPBD Jember Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di SD Al-Irsyad Melalui Edukasi dan Simulasi Evakuasi

BPBD Jember Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di SD Al-Irsyad Melalui Edukasi dan Simulasi Evakuasi
Edukasi kebencanaan di SD Al-Irsyad kecamatan Sumbersari, kabupaten Jember, Jawa Timur. (Foto Diskominfo Jember)

Jember-Spektroom : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang tangguh terhadap bencana melalui kegiatan Edukasi Kebencanaan bertajuk “Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Aman melalui Penguatan Kapasitas Kesiapsiagaan Bencana”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Al-Irsyad Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jum'at (12/06/2026).

Program ini diselenggarakan berdasarkan surat permohonan dari SD Al-Irsyad Islamiyah Jember sebagai bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam meningkatkan budaya sadar bencana sejak usia dini. Tim BPBD Kabupaten Jember yang terdiri dari tujuh personil memberikan materi edukasi sekaligus pelatihan praktik kepada seluruh peserta didik.

Kegiatan dimulai pukul 07.20 WIB dengan keberangkatan tim menuju lokasi, dilanjutkan pelaksanaan edukasi pada pukul 07.40 WIB. Materi yang diberikan meliputi pengenalan berbagai jenis ancaman bencana di lingkungan sekitar, pentingnya mitigasi, hingga penambahan wawasan mengenai potensi tsunami. Selanjutnya, pada pukul 09.15 WIB, siswa mengikuti pelatihan penyelamatan mandiri dan simulasi uji jalur evakuasi sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang telah diterima.

Melalui simulasi tersebut, para siswa dan tenaga pendidik dilatih untuk memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi situasi darurat sehingga mampu menyelamatkan diri secara cepat, tepat, dan aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran serta kesiapsiagaan warga sekolah terhadap potensi risiko bencana. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai prosedur evakuasi mandiri dan pengurangan risiko bencana, sehingga diharapkan mampu membangun budaya siaga di lingkungan sekolah maupun di rumah.

BPBD Kabupaten Jember menilai bahwa pendidikan kebencanaan merupakan investasi jangka panjang untuk generasi yang tangguh menghadapi berbagai ancaman alam. Dengan keterampilan yang dimiliki sejak dini, risiko korban jiwa maupun kerugian akibat bencana dapat diminimalkan.

Salah satu tim TRC (Tim Reaksi Cepat) Kabupaten Jember, Miftachul Munir, mengatakan bahwa edukasi kebencanaan di sekolah merupakan langkah strategis untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap anak memiliki peran penting dalam keselamatan dirinya sendiri. Dengan mengenali potensi bahaya, memahami jalur evakuasi, dan mengikuti prosedur penyelamatan yang benar, mereka akan lebih siap menghadapi situasi darurat apabila sewaktu-waktu terjadi bencana,” ujarnya.

Kegiatan yang berakhir pukul 10.15 WIB tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan satuan pendidikan yang aman, tangguh, dan memiliki budaya kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Jember. (budi s)

Berita terkait

Bupati Lumajang Dorong Keteladanan Aparatur dalam Penggunaan Fasilitas Negara

Bupati Lumajang Dorong Keteladanan Aparatur dalam Penggunaan Fasilitas Negara

Lumajang - Spektroom : Keteladanan aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, penggunaan fasilitas negara perlu dilakukan secara bijak, proporsional, dan sesuai kebutuhan tugas. Hal tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat memimpin Rapat Staf di Ruang Narariya Kirana Kantor Bupati Lumajang, pada

Budi Sucahyono, Julianto