BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air kepada Warga Terdampak Kemarau
Jember - Spektroom: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan. Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan dalam kegiatan penyaluran ke-27 untuk bencana kekeringan.
Air ditampung di tandon berkapasitas 5.000 liter milik warga yang telah disiapkan sebagai tempat penampungan bersama.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Selain menyalurkan air, petugas juga melakukan koordinasi dengan perangkat lingkungan dan memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.
“Sebanyak 40 kepala keluarga terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih. Untuk sementara, air kami distribusikan ke tandon yang sudah tersedia di lingkungan warga,” kata Faris Fadhil, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember. Kamis (15/10/2026).
Persoalan kekeringan di wilayah tersebut telah dirasakan warga sejak beberapa bulan terakhir. Sejumlah sumur warga mulai mengering sejak Juli 2026. Sumur dengan kedalaman sekitar 8 - 10 meter tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, sumber mata air terdekat berjarak sekitar 1 kilometer dari permukiman. Jarak tersebut menjadi kendala bagi warga untuk memenuhi kebutuhan air secara mandiri.
BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter dilakukan setiap 2 hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Warga juga telah memiliki 1 unit tandon berkapasitas 5.000 liter yang dapat digunakan untuk menampung bantuan air.
Penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan melalui distribusi air bersih. BPBD juga mendorong koordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut, terutama apabila kondisi sumber air warga belum kembali normal.
Distribusi air menjadi langkah penanganan sementara untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Selanjutnya, kondisi ini perlu diteruskan kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.