BPBD Jember Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Banjir dan Longsor
Spektroom - Hingga kini di Kabupaten Jember masih terjadi hujan, dan berdampak banjir dan longsor. Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo kepada spektroom.co.id Selasa (10/02/2026) menjelaskan, banjir di Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dan Dusun Sumberjo, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu, (07/02/2026).

Menurut Edy Budi Susilo, banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gumukmas. Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tingginya mengakibatkan debit air di saluran irigasi Bedodo Mayangan meningkat. Sekitar pukul 16.00 WIB, air dari saluran irigasi tersebut meluap dan menggenangi jalan lingkungan serta halaman rumah warga dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter. “Hingga Selasa (10/02/2026) siang, air masih menggenangi halaman rumah warga meskipun kondisi di dalam rumah sudah berangsur-angsur surut,” jelasnya. Edy menambahkan, BPBD Jember dengan Pemerintah Desa Mayangan bersama warga akan mengadakan kerja bakti pembersihan saluran drainase Rabu (11/02/2026). Edy Budi Susilo juga mengungkapkan banjir yang melanda Dusun Sumberejo, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur menyebabkan ratusan rumah warga terdampak dengan ketinggian air bervariasi. "Akibat meningkatnya debit air Sungai Avur Tepas yang berada di timur Balai Desa Glundengan pada pukul 22.00 WIB, luapan air ke jalan permukiman warga Dusun Sumberjo. Puncak banjir terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pada Minggu dini hari, saat air masuk ke halaman rumah warga dengan ketinggian mencapai sekitar 80 sentimeter dan ke dalam rumah sekitar 10–15 sentimeter,” jelas Edy
Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait dan tim relawan melakukan pemantauan, pengamanan, asesmen awal, serta koordinasi dengan Muspika dan perangkat desa setempat. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama relawan wilayah selatan bergerak menuju lokasi terdampak. Selain itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Glundengan turut mendistribusikan bantuan berupa 500 bungkus nasi kepada warga terdampak banjir. Menurut Edy, Selasa (10/02/2026) ini aktivitas warga kembali normal dengan melakukan pembersihan rumah dan lingkungan yang sebelumnya terdampak genangan air. BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar penanganan pasca banjir diteruskan kepada dinas terkait guna meminimalisir dampak lanjutan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir susulan. (Budi S)