BPJN Jawa Tengah Percepat Pemulihan Akses Terdampak Banjir Bandang di Pemalang dan Purbalingga

BPJN Jawa Tengah Percepat Pemulihan Akses Terdampak Banjir Bandang di Pemalang dan Purbalingga
Tim tanggap darurat kementerian pu saat percepatan pemulihan dampak banjir ( bpjn jateng)

Spektroom  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan pemulihan konektivitas wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Percepatan penanganan dilaksanakan melalui pembukaan akses jalan dan pemasangan jembatan darurat guna mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Di Kabupaten Pemalang, banjir bandang yang terjadi di wilayah Kecamatan Pulosari menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jembatan dan akses jalan, khususnya di Desa Penakir.

Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta  sejak 27 Januari 2026 telah bergerak ke lokasi terdampak, disusul dengan memobilisasi alat berat dan Jembatan Bailey untuk membuka kembali akses jembatan yang terputus dan melakukan pembukaan jalur terdampak.

Banjir bandang di kec pulosari merudakan sejimlah infrastruktur jalan dan jembatan ( bpjn jateng)

"Sebagai bagian dari percepatan pemulihan akses masyarakat, pembongkaran komponen Jembatan Bailey di Dusun Penakir sudah dilaksanakan kemarin (28/1) kata Kepala BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta  Moch. Iqbal Tamher Kamis (29/1/2026).

Alat berat yang telah bekerja di lokasi berupa 1 Wheel Loader, 1 Excavator PC 55, 1 Excavator PC 75, 3 Dump Truck, 1 Mobile Crane, dan Jembatan Bailey dengan panjang bentang 30 meter. Saat ini telah dilakukan pembongkaran komponen Jembatan Bailey dari armada pengangkut dan penyiapan pemasangan jembatan darurat di Dusun Penakir.

Selanjutnya di Kabupaten Purbalingga, banjir bandang dan tanah longsor mengakibatkan Jembatan Sungai Bambangan putus total, sehingga Dusun Bambangan dan Dusun Gunung Malang sempat terisolasi. Kementerian PU melalui BBPJN Jateng–DIY telah melakukan penanganan darurat dengan pembangunan jembatan darurat penghubung Desa Bambangan–Desa Cleketakan (Kabupaten Pemalang) yang saat ini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, meskipun belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Percepatan penanganan dilakukan BBPJN Jateng-DIY dengan memobilisasi 2 Dozer besar, 1 excavator PC 200 dan 2 Dump Truck. Dukungan alat berat juga diberikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak yang sudah standby di Dukuh Kaliurip, Desa Serang, Kecamatan Karangreja berupa 1 Excavator CAT PC 200, 1 Dump Truck, dan rencana penambahan 2 unit Dump Truck.

Penanganan di titik-titik lokasi bencana juga dilakukan Dinas PU setempat dengan mengerahkan 3 Excavator PC 200 di Dusun Sangkanayu, Serang, dan Bambangan. Kemudian 1 Excavator PC 75 di Dusun Kaliurip, 1 Dump Truck, 3 Dump Truck kecil, dan 1 Bulldozer. BBPJN Jateng-DIY mendata ada kebutuhan Jembatan Bailey untuk penanganan lanjutan jembatan rusak.

Berita terkait