BPJN Riau Siapkan Anggaran Rp90 Miliar untuk Perbaikan Jalan Nasional Jelang MTQ Riau di Kuansing
Pekanbaru-Spektroom : Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau memastikan kesiapan dalam mendukung kelancaran arus transportasi menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juni 2026 mendatang.
Kepala BPJN melalui Kasubag BPJN, Rudiasman, Rabu (15/4/2026),
menjelaskan bahwa pada tahun ini pihaknya mengalokasikan anggaran sekitar Rp90 miliar untuk penanganan dua ruas jalan nasional strategis.
“Untuk ruas Pekanbaru–Batas Kuansing tersedia anggaran sekitar Rp60 miliar, sedangkan ruas Kuansing–Batas Sumatera Barat dialokasikan sekitar Rp30 miliar,” ujarnya.
Menurut Rudiasman, anggaran tersebut difokuskan untuk kegiatan perawatan dan perbaikan jalan guna memastikan kondisi infrastruktur tetap prima, khususnya dalam mendukung mobilitas masyarakat selama MTQ Riau berlangsung.
“Kami siap mendukung kelancaran arus transportasi untuk pelaksanaan MTQ Riau di Kuansing, sesuai harapan Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby,” tegasnya.
Saat ini, pekerjaan perbaikan jalan telah mulai dilaksanakan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan berat. Beberapa lokasi prioritas di antaranya berada di Sungai Pagar, Simalinyang, hingga Lipat Kain.
“Perbaikan ini akan terus berlanjut secara bertahap hingga ke batas Sumatera Barat,” jelasnya.
Meski demikian, BPJN Riau juga menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas jalan nasional, terutama akibat tingginya beban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).
Rudiasman menyebutkan, kendaraan angkutan batubara dari wilayah Jambi dan Sumatera Barat menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan yang terjadi lebih cepat.
“Kami berharap ada dukungan semua pihak untuk pengendalian kendaraan ODOL agar hasil perbaikan jalan bisa lebih bertahan lama,” tambahnya.
Dengan langkah percepatan perbaikan ini, diharapkan akses transportasi menuju Kuansing semakin lancar, tidak hanya untuk mendukung MTQ Riau, tetapi juga event budaya Pacu Jalur 2026 yang menjadi agenda tahunan daerah tersebut. (SN/HH)