BPJS Kesehatan Goes To Campus INTI Tingkatkan Pemahaman JKN bagi Generasi Muda.

BPJS Kesehatan Goes To Campus INTI Tingkatkan Pemahaman JKN bagi Generasi Muda.
Sosialisasi BPJS Kesehatan ( Humas Kominfo Jeneponto )

Jeneponto –Spektroom : Institut Turatea Indonesia (INTI) bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba menggelar kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Campus INTI dengan tema "Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi Generasi Muda" di Aula Kampus INTI, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Rektor Institut Turatea Indonesia, Prof. Dr. H. Maksud Hakim, S.Pd., SE., MM dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi yang baik antara BPJS Kesehatan dan Himpunan Mahasiswa Institut Turatea Indonesia (HPMT KOM INTI).

Menurutnya, keberadaan BPJS Kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang perlu dipersiapkan dan dipenuhi persyaratannya oleh setiap masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.

"Kegiatan sosialisasi ini telah membangun kolaborasi yang baik antara BPJS Kesehatan dan HPMT KOM INTI. BPJS Kesehatan merupakan sebuah kebutuhan yang memang perlu dipersiapkan dan dipenuhi persyaratannya sejak dini," ujar Prof. Maksud.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba, Diah Eka Rini, S.Si., Apt., M.Kes, dalam sambutan sekaligus materinya menyampaikan bahwa Program JKN saat ini telah masuk dalam agenda nasional untuk menjadi bagian dari kurikulum pembelajaran terkait sistem jaminan sosial nasional.

Ia menjelaskan bahwa Program JKN tidak hanya berbicara mengenai jaminan kesehatan semata, tetapi juga merupakan bagian dari transformasi layanan yang berorientasi pada kemudahan, kecepatan, kesetaraan, dan pelayanan yang lebih manusiawi bagi seluruh peserta.

"Program JKN bukan hanya terkait jaminan kesehatan, tetapi juga transformasi layanan agar lebih mudah, cepat, setara, dan manusiawi," jelas Diah Eka Rini.

Lebih lanjut, Diah Eka Rini menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba memiliki wilayah kerja yang meliputi empat kabupaten, yakni Kabupaten Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar.

Selain kegiatan sosialisasi, pada kesempatan tersebut Diah Eka Rini juga menyampaikan materi secara komprehensif mengenai Program JKN, mulai dari mekanisme kepesertaan, manfaat layanan, hingga berbagai inovasi dan transformasi layanan yang telah dilakukan BPJS Kesehatan. Kegiatan semakin interaktif dengan adanya sesi tanya jawab, di mana para mahasiswa antusias menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kepesertaan dan layanan JKN.

Melalui kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Campus ini, diharapkan para mahasiswa dapat memahami pentingnya kepesertaan aktif dalam Program JKN sekaligus menjadi agen informasi di tengah masyarakat dalam menyosialisasikan manfaat program jaminan kesehatan nasional.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diharapkan dapat memperkuat literasi mahasiswa mengenai sistem jaminan sosial nasional serta pentingnya perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Berita terkait

Kejurnaswil Kempo di Sawahlunto, PB Perkemi : Kami Ingin Banyak Kejuaraan Daerah Bertaraf Nasional

Kejurnaswil Kempo di Sawahlunto, PB Perkemi : Kami Ingin Banyak Kejuaraan Daerah Bertaraf Nasional

Sawahlunto-Spektroom : Sebanyak 426 atlet kempo atau kenshi dari 29 kabupaten/kota di pulau Sumatera mulai bertanding dalam Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo se Sumatera yang digelar di Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu, 24 Juni 2026. Saat membuka Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera, Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji

Diah Utami, Rafles
BKMT Kota Sawahlunto Gelar Pekan Muharram 1448 H, Perkuat Syiar Islam dan Kebersamaan Umat

BKMT Kota Sawahlunto Gelar Pekan Muharram 1448 H, Perkuat Syiar Islam dan Kebersamaan Umat

Sawahlunto–Spektroom : Dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sawahlunto menggelar rangkaian kegiatan Pekan Muharram 1448 H yang berlangsung mulai 23 Juni hingga 10 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Islam, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta mempererat tali silaturahmi antar-majelis

Riswan Idris, Julianto