BPS : Iklim Investasi di Sumbar pada Triwulan II 2025 Belum Merata

BPS : Iklim Investasi di Sumbar pada Triwulan II 2025 Belum Merata
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Sugeng Arianto. (Foto : Dok Pribadi)

Spektroim - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mengalami pertumbuhan signifikan mencapai 72,07 persen pada Triwulan Kedua tahun 2025. Sementara, Penanaman Modal Asing (PMA) justru mengalami penurunan sebesar 8,13 persen dibandingkan triwulan kedua tahun 2024.

Selain itu, BPS juga mencatat, kinerja Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebagai indikator investasi ekonomi Sumbar belum merata. Tercatat, pada triwulan kedua 2025, Penanaman Modal Dalam Negeri tumbuh signifikan, sedangkan Penanaman Modal Asing justru menurun.

Kantor BPS Sumbar di Jalan Khatib Sulaiman, Padang.

Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto mengatakan, tumbuhnya nilai PMDN Sumbar pada periode dimaksud, menandakan adanya kepercayaan pelaku investor domestik terhadap peluang iklim ekonomi di Sumbar. Sementara, nilai PMA yang justru terkontraksi, menunjukkan turunnya minat investor asing terhadap potensi ekonomi daerah di Sumbar.

Sugeng Arianto meyakini, sektor infrastruktur mampu memberikan dorongan besar terhadap pertumbuhan ekonomi lintas subsektor di Sumbar. Selain dinilai mampu mendongkrak potensi ekonomi lokal, meratanya proyek infrastruktur juga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. (RRE/Hans)

Berita terkait

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 Akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana

Kegiatan Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 Akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana

Spektroom - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) akan memprioritaskan daerah-daerah terdampak bencana sebagai lokasi pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyebut itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral negara terhadap masyarakat yang terdampak bencana. “Safari Ramadhan tahun ini kita arahkan ke daerah-daerah terdampak bencana, agar

Rafles