BPSK Banjarmasin Dinon Aktifkan Oleh Kadisdag Kalsel, Fauzan Ramon Surati Presiden Prabowo Subianto

BPSK Banjarmasin Dinon Aktifkan Oleh Kadisdag Kalsel, Fauzan Ramon Surati Presiden Prabowo Subianto
Dr H Fauzan Ramon SH MH sudah mengirim surat ke Presiden Prabowo Subianto terkait persoalan BPSK.(Foto BPSK Banjarmasin)

Junaidi, Agung Yunianto

Dr H Fauzan Ramon SH MH sudah mengirim surat ke Presiden Prabowo Subianto terkait persoalan BPSK.(Foto Dokumentasi pribadi)

Spektroom - Setiap ada konsumen yang dirugikan, selalu mengadu ke YLKI Intan Kalimantan. Tetapi setelah BPSK dinonaktifkan dan juga Fauzan Ramon sebagai anggotanya, Dia tidak lagi merekomendasikan ke BPSK. Itu diungkapkan Dr H Fauzan Ramon SH MH.

“Sampai detik ini, Saya tidak habis pikir, kenapa Kepala Dinas Perdagangan yang ada saat ini menonaktifkan BPSK cuma dengan alasan pindah kantor ke Banjarbaru? Itu hanya alasan klasik,” sesal Fauzan.

“Yang jelas, itu sudah pasti BPSK dinonaktifkan, sebab anggaran operasionalnya tidak lagi dianggarkan di Tahun 2026 ini,” lanjutnya.

Fauzan Ramon mengatakan, Kepala Dinas Perdagangan ini tidak mengerti, kalau BPSK itu memiliki dasar hukum yang kuat. Yaitu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Keputusan Presiden Nomor 32 Tahun 2008 tentang Pembentukan BPSK.

Dosen STIH Sultan Adam Banjarmasin ini juga mengatakan, BPSK ini sudah berjalan selama tiga periode. “Bahkan sebanyak 6 Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel sebelumnya selalu mendukung keberadaan BPSK, tapi entah kenapa Kepala Dinas Perdagangan yang sekarang ini menonaktifkannya,” keluhnya.

“Saya minta, kepada Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin agar Kepala Dinas Peradangan ini diganti saja. Karena tidak mengerti dengan BPSK, dan tidak memperdulikan rasa kekecewaan konsumen,” ucapnya.

Dengan berkomentar berapi-api Penasehat Peradi Banjarmasin ini menambahkan, dengan penonaktifan BPSK ini, Dirinya sudah melakukan tindakan. “Saya sudah menyurati Presiden Prabowo Subianto dengan tembusan ke Kementerian Perdagangan RI serta Gubernur Kalsel pada hari Jumat (23/1/2026) kemarin,” tegasnya.*****

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti