Buber (Buru Berkah), Hari Pertama Ramadhan di Enam Dasawarsa Masjid Jogokariyan
Spektroom - Warga Yogyakarta pasti sudah tidak asing lagi dengan masjid yang satu ini. Masjid Jogokariyan belakangan ini menjadi viral karena program programnya yang unik.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, di Ramadhan tahun ini dimasjid yang dibangun pada 22 September tahun 1966, siapkan ribuan porsi untuk Buka Puasa.
Pengurus Masjid Jogokariyan menyapa jamaah dan menyampaikan bahwa Ramadan 4447 Hijriah menjadi momen istimewa, sekaligus menandai 60 tahun perjalanan masjid di Daerah Istimewa ini.
Pada pembukaan Puasa, Rabu (18/2/2026), panitia menyiapkan sekitar 3.950 porsi makanan berbuka puasa. Seluruh hidangan itu dibagikan kepada jamaah yang hadir untuk berbuka bersama di masjid.
Program ini akan berlangsung setiap hari selama satu bulan penuh Ramadan. Masyarakat diundang datang untuk menikmati buka puasa bersama yang telah menjadi tradisi tahunan Masjid Jogokariyan.
Menu yang disajikan pun beragam masakan nusantara. Mulai dari opor, tongseng hingga empal gentong. Menu buka puasa itu bisa dipantau melalui sosial media Masjid Jogokariyan.
Guna mendukung efisiensi kerja tim konsumsi, terutama para relawan lansia dan ibu-ibu, panitia menghadirkan inovasi berupa alat cuci beras otomatis.
Alat custom yang dibeli seharga Rp.15 juta-an itu mampu mencuci 50 kilogram beras dalam waktu 10 hingga 15 menit. Sehingga lebih efektif dibandingkan cara manual.
Public Relation Panitia Kampung Ramadhan Jogokariyan, Ahmeda Edo menyatakan, persiapan sudah dilakukan sejak satu bulan lalu.
Tahun Ini adalah Kampung Ramadhan Jogokariyan yang ke-22 dan Pasar ramadhan diikuti oleh 413 lapak, 248 lapak diantaranya oleh keluarga Kampung Jogokaryan sendiri.
Sistem memasak di Jogokariyan masih mempertahankan tradisi gotong royong. Setidaknya pemasakan pada bulan Ramadan ini melibatkan 28 kelompok ibu-ibu Dasawisma/PKK dari empat wilayah RW.
Kampung Ramadan Jogokariyan telah menjadi ikon tahunan yang dinanti oleh warga Yogyakarta. Selain menyediakan bukber gratis, kawasan ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan ekonomi dengan adanya bazar UMKM yang menjajakan berbagai kuliner khas Ramadhan.(@Ng).