Bubur Samin Khas Banjar Gratis selama Ramadan di Kota Solo

Bubur Samin Khas Banjar Gratis selama Ramadan di Kota Solo
Pekerja secara bergantian mengaduk Bubur Samin yang dimasak dalam kuali besar. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta - Spektroom: Bubur Samin khas Banjar tersedia di Kota Solo Jawa Tengah yang dibagikan gratis kepada warga masyarakat untuk buka puasa di bulan suci Ramadan.

Bubur khas dalam jumlah banyak ini, disediakan oleh komunitas warga keturunan Banjar Kalimantan Selatan, yang sudah lama merantau dan bermukim di Kota Solo. Proses pembuatannya berlangsung di halaman masjid Darussalam Jayengan Kecamatan Serengan Solo. Lokasi ini merupakan perkampungan komunitas Banjar.

Saat Spektroom melihat langsung proses pembuatan Bubur Samin, Kamis (26/2/2026), memang cukup unik. Terlihat sejumlah tenaga kerja laki-laki (para bapak-bapak) secara bergantian mengaduk bubur yang sedang di masak dalam wadah yang cukup besar, diatas kompor gas.

Aroma harum khas bubur samin sangat terasa dari uap panas bubur yang meletup-letup. Sejumlah warga juga menyaksikan proses pembuatan bubur ini.

“Unik cara bikinnya, pancinya gede banget atau jimbung ya ini.. ( seperti tong atau drum terbuat dari bahan almunium). Aroma buburnya juga harum khas, meski untuk dimakan masih nunggu saat buka nanti,” ungkap Anto, warga kota Solo yang siang itu menyaksikan langsung proses pembuatan bubur samin, usai melaksanakan sholat dhuhur di masjid Darussalam.

Persiapan membuat bubur samin itu dilakukan sejak pagi sekitar pukul 10.00 WIB, meliputi persiapan bumbu dan bahan-bahannya. Selain bahan utama beras, juga dilengkapi bumbu rempah, sayuran seperti daun bawang, wortel serta kaldu sapi dan tetelan daging sapi serta minyak samin.

“Sekitar jam 11.00 sudah mulai menjerang airnya, untuk persiapan pembuatan bubur. Karena cukup banyak dan wadahnya besar, termasuk proses mengaduk bubur sampai matang, jadi butuh waktu ber jam-jam,” jelas Narji salah seorang pekerja pengaduk bubur.

Sebagian Bubur Samin sudah matang dan siap dibagikan. (Foto: Ciptati Handayani)

Jelang pukul 15.00 sore Bubur Samin sudah matang dan siap dibagikan menjadi seribuan porsi. Waktu mulai membagi bubur dilakukan setelah sholat Ashar. Untuk mendapatkan bubur tersebut, warga harus antre dan membawa wadah sendiri.

Bubur tersebut selain dibagikan gratis kepada masyarakat, sebagian juga diperuntukan bagi jamaah yang buka puasa di- masjid Darussalam.

“Iya warga bawa wadah sendiri dan haus antre, kita tinggal membagi buburnya. Tapi kalau bubur sudah habis yang mohon maaf,” ujarnya.

Untuk membuat bubur samin selama Ramadan membutuhkan sekitar 40 - 50 Kg beras per hari. Semua kelengkapan bahan-bahannya merupakan donator dari warga termasuk bantuan beras dari Walikota.

Sementara itu menurut Ketua Takmir Masjid Darussalam, Rosyidi, tradisi membagikan Bubur Samin diawali sekitar tahun 1985 sebagai sajian buka puasa di masjid dan sebagian dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Tradisi itu tidak lepas dari perjalanan sejarah warga Banjar yang merantau ke kota Solo untuk berdagang permata.

“Para perantau ini dikenal sering mengadakan buka bersama, kemudian dibuatlah Bubur Samin, hingga berlanjut lestari dan berkembang sampai saat ini,” ujarnya. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Dinamis ​ Bapokting di Kabupaten Jember di Balik Kenaikan dan Penurunan Harga, Stabilitas Tetap Terjaga

Dinamis ​ Bapokting di Kabupaten Jember di Balik Kenaikan dan Penurunan Harga, Stabilitas Tetap Terjaga

Jember-Spektroom : Pasar-pasar rakyat di Kabupaten Jember kembali menyampaikan hasil pemantauan harga yang selalu berubah, namun tetap menjadi cermin kebutuhan dasar masyarakat. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Pemkab Jember Sartini, kepada spektroom.co.id Kamis (26/02/2026) mengatakan, perubahan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) di

Budi Sucahyono, Julianto
Anastasya Mahasiswi USM Raih Juara 1 Ajang Crola Idol Indonesia

Anastasya Mahasiswi USM Raih Juara 1 Ajang Crola Idol Indonesia

Semarang-Spektroom: Anastasya Putri Ivanka, Mahasiswi Universitas Semarang (USM), berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara 1 dalam ajang Corla Idol Indonesia. Mahasiswi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) tersebut unggul dalam kompetisi tarik suara yang digelar platform TikTok Indonesia Live. Anastasya Putri Ivanka sangat bahagia dan bersyukur atas pencapaian

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas