Buka Bersama JMSI Malang Raya, Sam Rektor Ingatkan Pentingnya Integritas Jurnalistik
Malang-spektroom: Buka puasa bersama yang digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Malang Raya menjadi momentum penguatan silaturahmi sekaligus pengingat pentingnya integritas dan profesionalisme dalam dunia jurnalistik. Kegiatan tersebut berlangsung di DeKata Cafe, Kota Malang, Senin (9/3/2026).
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri pengurus serta anggota JMSI Malang Raya. Selain menjadi ajang silaturahmi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas organisasi perusahaan media siber di wilayah Malang Raya.
Pembina JMSI Malang Raya, Nurcholis Sunuyeko yang akrab disapa Sam Rektor, dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta profesionalisme dalam menjalankan aktivitas jurnalistik, terutama di tengah perkembangan media digital yang semakin pesat.
Rektor Universitas Insan Budi Utomo itu menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun peradaban melalui informasi yang benar dan bertanggung jawab.
“Media memiliki peran besar dalam membangun peradaban. Karena itu, insan pers harus tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua JMSI Malang Raya, Syaiful Arif, mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antaranggota sekaligus memperkuat kekompakan organisasi.
“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin menjaga kebersamaan dan kekompakan antaranggota JMSI Malang Raya,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun di internal organisasi diharapkan mampu mendorong kolaborasi yang lebih kuat antarperusahaan media siber dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat.
Kegiatan yang didukung sepenuhnya oleh Universitas Insan Budi Utomo tersebut juga menjadi ruang diskusi ringan antaranggota JMSI Malang Raya mengenai perkembangan dunia media siber serta berbagai tantangan yang dihadapi industri media ke depan.