Bulog dan Kemenhaj Siapkan Kirim Beras Ke Arab Saudi Persiapan Jamaah Haji Indonesia

Bulog dan Kemenhaj Siapkan  Kirim  Beras Ke  Arab Saudi Persiapan Jamaah Haji Indonesia
Salah satu Gudang milik Bulog ( humas bulog)

Spektroom -  Rencana Perum Bulog bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)  mematangkan rencana ekspor beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji dan umrah yang akan segera dilaksanakan, tertuang dalam rapat koordinasi selasa kemarin (3/2),  sebagai tindak lanjut atas penugasan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. sebagai forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan, kesiapan teknis dan langkah operasional.

"Hal ini untuk memastikan pelaksanaan ekspor berjalan tepat waktu, berkualitas dan sesuai standar pasar internasional, seiring semakin dekatnya musim haji," kata Direktur Utama Bulog, Ahmad  Rizal  Ramdani dalam keterangan di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Rizal mengatakan, melalui rapat koordinasi itu, pihaknya bersama Kemenhaj telah membahas secara komprehensif persiapan ekspor beras meliputi pemilihan dan standardisasi kualitas beras, penentuan kemasan yang sesuai dan penentuan harga, hingga penyusunan timeline pengiriman dan skema distribusi yang efisien.

berfoto bersama usai rakor ( humas bulog)

Rizal optimistis peluang ekspor beras tahun ini dapat berjalan lancar. Oleh karena itu, dia berharap adanya dukungan dari seluruh kementerian dan lembaga, terutama Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Perdagangan.
“Alhamdulillah peluang ekspor beras untuk keperluan haji tahun ini dibuka oleh Pemerintah Arab Saudi dan ini merupakan legacy bagi pemerintah untuk bisa mengekspor beras," ucapnya.

Rizal mengatakan pihaknya juga menyelenggarakan uji tanak terhadap beberapa sampel beras yang diusulkan untuk ekspor. Kegiatan itu bertujuan untuk menilai tekstur, aroma, rasa, dan kualitas nasi setelah dimasak, guna memastikan bahwa beras yang akan dikirim memenuhi preferensi konsumen serta standar mutu premium. "Hasil uji tanak ini menjadi salah satu dasar dalam penentuan jenis beras dan merek yang akan digunakan dalam program ekspor," ujar Rizal.

Ia menambahkan melalui rapat koordinasi itu, pihaknya juga menegaskan kesiapan Indonesia dalam memanfaatkan momentum surplus beras nasional tahun 2025, yang menjadi bukti keberhasilan swasembada pangan sekaligus membuka peluang strategis nasional untuk memperluas peran sebagai eksportir beras di pasar global.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj Jainul Efendi menekankan pentingnya ekspor beras lokal demi kenyamanan dan kesehatan jamaah Indonesia.

“Ini menjadi semangat kita bersama Bulog, Kementerian Perdagangan, dan seluruh pihak yang terlibat kita bisa mengekspor beras ke Arab Saudi, karena alasan utamanya adalah jamaah dari Tanah Air tidak terbiasa mengonsumsi nasi atau beras selain beras lokal, yang tentunya dapat mempengaruhi kesehatan selama menjalankan ibadah,” kata Jainul.

Berita terkait

Pemkot Batu Genjot Akses Dokter Desa dan Percepat Aktivasi JKN Warga

Pemkot Batu Genjot Akses Dokter Desa dan Percepat Aktivasi JKN Warga

Batu-Spektroom : Pemerintah Kota Batu terus memperkuat layanan kesehatan masyarakat dengan memperluas akses dokter di tingkat desa sekaligus mempercepat aktivasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warga yang belum terdaftar. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh masyarakat, terutama kelompok prasejahtera, mendapatkan perlindungan kesehatan secara merata. Komitmen tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Strategi

Buang Supeno