Bupati Batang Cek Sarpras,Pastikan Siap Antisipasi Kebencanaan

Bupati Batang Cek Sarpras,Pastikan Siap Antisipasi Kebencanaan
Bupati Batang M Faiz Kurniawan memastikan seluruh peralatan penanganan kebencanaan milik BPBD, Polres, Kodim termasuk dapur umum dari lintas sektor siap digunakan saat dibutuhkan, Jumat (5/12/2025).

Spektroom Semarang: Pemkab Batang bersama lintas sektor menggelar Apel Kesiapsiagaan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan segala sarana prasarana perlengkapan kebencanaan siap digunakan.

Hal ini menjadi sangat penting, mengingat ancaman kebencanaan bisa muncul kapan saja, terlebih saat musim hujan dengan intensitas yang tinggi di awal Januari hingga Februari 2026.

Bupati Batang M Faiz Kurniawan memastikan seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk penanganan kebencanaan baik yang dimiliki BPBD, Polres, Kodim termasuk dapur umum dari lintas sektor siap digunakan saat dibutuhkan.

"Walaupun sudah termasuk siap digunakan, tapi ke depan harus dilakukan peningkatan kuantitas dan kualitas sarpras untuk kesiapsiagaan, termasuk kelengkapan dapur umum," tegasnya, di sepanjang Jalan Veteran Kabupaten Batang, Jumat (5/12/2025).

Selain kelengkapan sarpras, Faiz juga memastikan dari segi sumber daya manusia, sudah sangat cukup mengingat Kabupaten Batang memiliki banyak relawan yang tersebar di berbagai Satgas Kebencanaan.

"Selain dari BPBD dan TNI/Polri, kami juga dibantu para relawan yang jumlahnya cukup serta siap diterjunkan ketika ada kebencanaan," ujarnya.

Terkait kesiapan dari mitra BPBD seperti TNI/Polri maupun para relawan, menurut Kepala Pelaksana BPBD, Wawan Nurdiansyah sampai saat ini masih dalam kondisi siaga di posko masing-masing.

Namun seluruh mitra BPBD, tetap diminta untuk waspada apabila ada peristiwa kebencanaan, yang membutuhkan kesiapsiagaan penanganan.

BPBD mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, seperti di area Utara dengan kerawanan banjir serta selatan dengan kerawanan tanah longsor disertai hujan dan angin.

"Kalau banjir di wilayah Batang Kota, Gringsing bagian utara, sedangkan potensi longsor rawan terjadi di Bawang, Blado, Reban dan sebagian Gringsing, Wonotunggal," bebernya.

Terkait peralatan penanganan kebencanaan, BPBD menegaskan, sarpras dari lintas sektor siap digunakan saat dibutuhkan seketika.

"BPBD sendiri ada perahu karet bahkan gergaji otomatis yang sering digunakan saat pohon tumbang, tapi keseluruhan peralatan siap digunakan," tegasnya.

Berita terkait