Bupati Gowa Pastikan Gedung Puskesmas Bajeng Dapat Optimal Digunakan.

Bupati Gowa Pastikan Gedung  Puskesmas Bajeng Dapat Optimal Digunakan.
0Bupati Gowa Resmikan gedung baru (Humas Penkab Gowa )

Gowa -Spektriom: Pemanfaatan Gedung baru untuk Puskesmas Bajeng secara optimal merupakan harapan Bupati Gowa. Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa, Husniah Talenrang, saat meninjau langsung layanan di Puskesmas Bajeng, Kamis (2/4/2026) sekaligus meresmikan pemanfaatan gedung layanan baru yang mulai difungsikan. Kunjungan ini diarahkan untuk memastikan perubahan pada kecepatan layanan, kapasitas pasien, dan kenyamanan yang dirasakan masyarakat setelah penambahan fasilitas.

Dalam peninjauan tersebut, Talenrang memeriksa alur pelayanan dari pendaftaran hingga tindakan medis, serta berdialog dengan tenaga kesehatan dan pasien. Gedung baru memungkinkan pemisahan ruang layanan sehingga antrean lebih tertata dan risiko penumpukan pasien dapat ditekan.

“Kita ingin perubahan ini langsung dirasakan. Waktu tunggu harus lebih singkat, alur layanan lebih jelas, dan pasien tidak lagi berdesakan,” ujar Talenrang.

Ia menegaskan bahwa penambahan infrastruktur harus diikuti dengan disiplin pelayanan. Standar waktu, respons petugas, dan kepastian layanan menjadi perhatian utama agar kepercayaan masyarakat meningkat.

“Gedung ini memberi ruang untuk bekerja lebih baik. Harus dimanfaatkan dengan pelayanan yang cepat, tepat, dan konsisten,” lanjutnya.

Menurutnya, peningkatan kapasitas layanan di tingkat puskesmas akan berpengaruh pada penanganan kasus sejak awal sehingga beban rujukan dapat ditekan. Dengan layanan yang lebih siap, masyarakat tidak perlu menunggu kondisi memburuk untuk mendapatkan penanganan.

“Kalau ditangani lebih dini di puskesmas, kita bisa mencegah kasus menjadi lebih berat. Ini yang ingin kita capai, layanan yang menyelesaikan masalah sejak awal,” tambahnya.

Kepala Puskesmas Bajeng, dr. Ilham Ikzan, menyampaikan bahwa gedung baru telah dibenahi dan dimanfaatkam selama dua bulan sebelum diresmikan. Ia menjelaskan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas layanan, khususnya ruang perawatan rawat inap.

“Ruang perawatan sekarang lebih luas, kapasitasnya bisa sampai 10 hingga 11 pasien. Gedung rawat inap juga sudah tiga lantai, sebelumnya hanya dua lantai,” jelasnya.

Ia berharap penguatan fasilitas kesehatan dapat terus berlanjut di Puskesmas Bajeng, terutama pada penambahan tempat tidur pasien agar layanan rawat inap dapat lebih optimal.

Berita terkait

Jembatan Gantung Bantaragung Kembali Pulihkan Aktivitas Warga

Jembatan Gantung Bantaragung Kembali Pulihkan Aktivitas Warga

Pemalang – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat memulihkan konektivitas warga melalui penyelesaian rehabilitasi Jembatan Gantung Bantaragung di Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang pada Januari 2026, sehingga kini kembali menghubungkan aktivitas masyarakat di wilayah tersebut. Jembatan Gantung Bantaragung sebelumnya mengalami kerusakan berat hingga

Nurana Diah Dhayanti