Bupati Jember Respon Cepat Bencana Tanah Longsor di Desa Klungkung
Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan respon cepat terhadap bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Klungkung, Peristiwa tanah longsor tersebut diduga terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Menyikapi kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember segera melakukan penanganan dengan menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta pendataan kondisi di lapangan. Selasa (10/03/2026).
Kejadian tersebut tepatnya berada di depan rumah milik Jalal (48), Dusun Krajan RT 001 RW 004, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Respon cepat ini merupakan bentuk komitmen Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, dalam memastikan setiap kejadian bencana di wilayah Kabupaten Jember dapat ditangani dengan cepat dan tepat. Muhammad Qoidul Umam, S.T, selaku Analis Kebencanaan Ahli Pertama BPBD Jember, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, tanah longsor tersebut memiliki dimensi kurang lebih lebar 12 meter dan tinggi sekitar 8 meter. Kondisi tersebut perlu mendapat penanganan cepat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.
“Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, kami bersama tim BPBD, unsur Kecamatan Sukorambi, serta Satpol PP Kecamatan Sukorambi melakukan pemasangan terpal penutup pada area longsoran sebagai langkah awal untuk mengurangi potensi longsor susulan, terutama apabila terjadi hujan kembali,” jelasnya, saat ditemui dilokasi kejadian. Selasa (10/03/2026).
Ia juga menambahkan bahwa sebagai langkah penanganan jangka panjang, pihaknya merekomendasikan pembangunan plengsengan atau bronjong sebagai penahan tanah agar kondisi tanah menjadi lebih stabil dan aman bagi warga di sekitar area kejadian.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Sukorambi, Josias Anto Budi Nugroho, yang turut hadir di lokasi kejadian, juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mengurangi aktivitas di sekitar lokasi longsor, khususnya ketika hujan berlangsung, guna menghindari resiko yang tidak diinginkan,” ungkapnya, ketika menyapa warga sekitar. Selasa (10/03/2026).
Di sisi lain, Jalal (48) selaku pemilik lahan menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Jember Muhammad Fawait atas respon cepat yang diberikan melalui BPBD Jember dan pihak terkait yang telah membantu penanganan di lokasi.
Dengan adanya respon cepat dari Pemerintah Kabupaten Jember melalui BPBD Jember, diharapkan penanganan bencana tanah longsor tersebut dapat segera tertangani dengan baik sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar. (Budi S)