Bupati Landak Resmikan Jembatan Semata Seluang Danau, Simbol Harapan dan Persatuan Warga

Bupati Landak Resmikan Jembatan Semata Seluang Danau, Simbol Harapan dan Persatuan Warga
Bupati Landak Karolin membubuhkan tanda tangan diatas prasasti peresmian jembatan. (Foto : Sartiman)

Spektroom – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, meresmikan Jembatan Semata Seluang Danau di Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Selasa (11/11/2025).

Peresmian jembatan ini dihadiri oleh Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Landak, Camat Ngabang, perwakilan Polres Landak, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga sekitar yang selama ini menjadi pengguna akses jembatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Karolin mengatakan pembangunan Jembatan Semata Seluang Danau merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Landak.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik antara dua wilayah, tetapi juga jembatan harapan yang akan memperlancar akses transportasi, membuka isolasi daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Karolin.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan jembatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan pasca bencana di Dusun Seluang Danau ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah daerah dengan warga.

“Keberhasilan pembangunan jembatan ini adalah hasil kerja keras bersama. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Landak melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, pihak kontraktor, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kelancaran proses pembangunan ini,” kata Karolin.

Bupati Karolin juga menegaskan bahwa jembatan yang kini berdiri kokoh itu merupakan simbol persatuan dan pelayanan untuk semua warga tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, atau golongan.

“Ini adalah esensi pembangunan yang inklusif, di mana manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak secara adil dan merata,” tambahnya.

Karolin juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan yang baru diresmikan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Pesan saya kepada kita semua, mari kita jaga dan rawat jembatan baru ini sebaik-baiknya. Gunakanlah fasilitas ini secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan infrastruktur yang baik, kita berharap kualitas hidup masyarakat semakin meningkat dalam mewujudkan Landak yang maju dan berdaya saing,” tutup Karolin.

Pembangunan Jembatan Semata Seluang Danau diharapkan menjadi pendorong aktivitas ekonomi masyarakat, mempermudah mobilitas warga, dan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok Landak.

Berita terkait

Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat, Bupati Kuansing: Terimakasih Polri

Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat, Bupati Kuansing: Terimakasih Polri

Kuantan Singingi-Spektroom : Program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Riau menjadi bukti nyata kehadiran Polri yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Hal ini ditegaskan Kapolda Riau Herry Heriawan dalam rangkaian peresmian jembatan yang dipusatkan di Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Selasa (17/3/2026). Peresmian tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan

Salman Nurmin, Rafles
Bupati Bengkalis Hadiri Peresmian dan Peletakan Batu Pertama  Jembatan Merah Putih Presisi Oleh Kapolri

Bupati Bengkalis Hadiri Peresmian dan Peletakan Batu Pertama Jembatan Merah Putih Presisi Oleh Kapolri

Bengkalis-Spektroom : Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis, H. Toharudin, menghadiri peresmian 27 jembatan serta peletakan batu pertama (ground breaking) 83 Jembatan Merah Putih Presisi se-Provinsi Riau. Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderap Polisi Listyo Sigit Prabowo dan turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ketua

Salman Nurmin, Rafles