Bupati Sleman Kukuhkan Pengurus FKUB Periode 2025 - 2030

Bupati Sleman Kukuhkan Pengurus FKUB Periode 2025 - 2030
Bupati Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta Harda Kiswaya Mengukuhkan dan Menyerahkan Surat Keputusan(SK) kepada 22 pengurus FKUB Sleman di Pendopo Parasamya. (Foto : Fatmawati).

Spektrom : Bupati Sleman, Harda Kiswaya mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2025 - 2030, bertempat di Pendopo Parasamya, Selasa (2/9).

Pengukuhan ini ditandai dengan pembacaan naskah pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Bupati Sleman kepada 22 pengurus FKUB Sleman.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan bahwa FKUB memiliki peran penting dalam menyampaikan pentingnya toleransi, perdamaian dan anti radikalisme di kalangan masyarakat.

"FKUB berperan dalam ngemong (membimbing) dan memberikan pengayoman untuk menghindari terjadinya hal - hal yang tidak diinginkan," katanya.

Pada kesempatan tersebut Harda juga berharap seluruh pemuka agama untuk menjadi panutan bagi masyarakat, dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk senantiasa menjaga kerukunan umat, agar terbentuk tata titi tentrem karto raharjo.

"Tatanan masyarakat yang ideal, tercipta karena setiap individu patuh pada aturan, bekerja sama dan menciptakan lingkungan yang aman, damai dan sejahtera," ujarnya.

Selain itu, pada kesempatan tersebut Bupati Sleman Harda Kiswaya didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa memberikan piagam penghargaan kepada anggota dan pengurus FKUB masa jabatan 2017 - 2024.(Fatmawati/Bin)..

Berita terkait

Atasi Tantangan Urbanisasi, Pemkot Ambon Dorong Kebijakan Berbasis Data dan Smart City

Atasi Tantangan Urbanisasi, Pemkot Ambon Dorong Kebijakan Berbasis Data dan Smart City

Ambon-Spektroom :Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menilai tingginya laju urbanisasi harus direspons dengan kebijakan publik berbasis data dan pengembangan konsep Smart City. Langkah ini krusial untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah pertumbuhan penduduk yang pesat. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, dalam

Eva Moenandar