Capaian Program Bantuan Genting Maluku Utara Hingga Mei 2026 Capai 55 Persen
Sofifi–Spektroom : Salah satu program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Program ini hadir sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah dalam menekan angka stunting di Indonesia, termasuk di Provinsi Maluku Utara.
Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, menyampaikan, Maluku Utara mempunyai Target Bantuan Genting sebanyak 2.136 sasaran. Melihat data pada Dashboard Genting Maluku Utara, capaian program hingga 15 Mei 2026 telah mencapai 55 persen.
“Capaian bantuan Genting Maluku Utara di bulan Mei sudah mencapai 55 persen. Artinya, kami optimis pada Desember nanti bisa melampaui target tersebut,” ujar Ansar, Sabtu (16/5/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa bantuan dalam Program Genting tidak hanya berupa pemberian nutrisi, tetapi juga mencakup bantuan rumah layak huni, jamban, akses air bersih, edukasi, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Ke depan, kami akan melihat keluarga berisiko stunting di Maluku Utara yang rumahnya tidak layak huni untuk dilakukan renovasi, terutama yang belum memiliki jamban dan akses air bersih sendiri,” kata Ansar.
Lebih lanjut, Ansar mengajak seluruh mitra pentahelix, mulai dari BUMN/BUMD, pihak swasta, perorangan, komunitas, kelompok masyarakat, media, akademisi, hingga berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting guna menekan angka stunting di Maluku Utara.
Selain Program Genting, Ansar juga menyampaikan bahwa Kemendukbangga/BKKBN memiliki sejumlah program prioritas lainnya, di antaranya Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya), serta Super Apps Keluarga Indonesia. Program-program tersebut dihadirkan untuk menjawab tantangan kependudukan dan pembangunan keluarga di Indonesia.